Sate Tegal Laka Laka Bogor

Sate Tegal Laka-Laka, itulah nama rumah makan yang terletak di Jalan Soleh Iskandar no 25 Bogor ini.

Anda tahu kan dimana letaknya? Kalau tidak bisa lihat dulu tentang Jalan Soleh Iskandar atau Warung Nasi Ampera karena letaknya bersebelahan. Jadi kalau setelah membaca artikel ini Anda ingin mencobanya, bisa ikuti panduan arah di kedua tulisan tersebut.

Laka-laka

Pertama kali melihatnya, sekitar 4-5 tahun yang lalu (kebetulan lokasinya dekat dengan rumah saya di Bukit Cimanggu City), pandangan pertama, mau tidak mau, tertuju pada dua kata ini.

Jelas sekali kata-kata ini bukanlah sebuah istilah yang umum di Bogor. Juga sudah pasti bukan kata yang diambil dari kamus bahasa Sunda . Meskipun saya bukan orang yang bisa berbahasa Sunda dengan baik, berada di kota yang penuh dengan orang Sunda memberikan pengetahuan yang cukup bahwa kata ini adalah kata-kata yang berasal dari luar Bogor.

Benar saja.

Laka-laka adalah sebuah idiom atau slogan yang berasal dari wilayahnya “orang Jawa”, yaitu Tegal. Slogan ini memiliki paling tidak dua makna

  • Jarang ada alias langka
  • Bukan main, hebat, top, luar biasa.

Sate Tegal Laka-Laka

Sate Tegal Laka Laka

Jadi, rumah makan Sate Tegal Laka-Laka bisa diartikan sebagai Sate Tegal Langka Dan Top.

Pada kenyataannya, menu andalannya sate kambing bukanlah sebuah menu yang langka di Bogor. Sudah banyak sekali warung sate, rumah makan bahkan kedai pinggir jalan yang menawarkan menu serupa. Mudah sekali menemukannya.

Jadi, sama sekali TIDAK LANGKA.

Meskipun demikian, arti kata ini yang satu lagi memang sesuai dengan apa yang diberikan. TOP!

Sate kambingnya tidak alot, lembut, juicy dan yang paling penting, tidak bau wedus atau kambing. Yang terakhir sangat berpengaruh karena selera makan bisa menghilang begitu saja kalau bau hewan tersebut sampai ke hidung.

Satenya rumah makan yang didirikan oleh seorang mantan wartawan, Pak Sunarto tahun 2010 ini, memang mantap. Bumbu satenya standar dengan kecap, potongan bawang dan tomat, tetapi bisa membuat lidah bergoyang. Apalagi ketika sate baru disajikan di atas meja, hangat. Wow.

Buat saya TOP lah.

Hanya, bila Anda tidak menyukai sate yang kurang matang, ada baiknya ketika menyampaikan pesanan, minta dibuat matang. Sepertinya standar Sate Tegal Laka-Laka daging kambingnya tidak dibuat garing/matang. Sesuatu yang memang saya inginkan kalau makan sate.

Sate Tegal Laka-laka Bogor

Pastikan semangkuk gulai kambing ikut menemani untuk membuat kenikmatan makan bertambah. Potongan daging dan jeroan di dalamnya sama tidak mengeluarkan aroma wedus. Dan tentu saja, rasanya lembut dan tidak alot.

Tidak perlu keluar tenaga untuk makannya.

Kalau Anda tidak menyukai sate kambing, bisa pesan menu yang lain. Sate Tegal Laka-Laka juga menyediakan beberapa menu lainnya yang mungkin cocok dengan selera, seperti Sate Sapi, Sate Ayam dan lain sebagainya.

Suasana di dalam rumah makan ini sendiri mendukung. Dengan atap terbuka membuat udara bisa membantu menyejuikkan ruangan.

Sate Tegal Laka-Laka BogorAda paling tidak 20 meja yang berjejer dalam 4 lajur yang memungkinkan untuk menikmati hidangan tanpa harus bersenggolan dengan pengunjung lain. Beberapa hiasan lampu membuat suasananya cukup enak.

Hanya satu hal yang mungkin agak menyulitkan. Yaitu lahan parkirnya yang tidak seberapa besar. Paling banyak hanya 10 buah mobil bisa tertampung. Pada saat hari biasa mungkin tidak masalah tetapi ketika hari libur, ruang parkir tersebut sangatlah tidak mencukupi.

Kalau Anda berniat berkunjung ke sini pada hari libur atau akhir pekan, saya berikan sedikit masukan dimana menyimpan kendaraan Anda. Parkirlah di Warung Nasi Ampera. Lahannya lebih luas dan bisa menampung 100-an mobil. Lalu berjalan sedikit kesini. Aman kok.

Harga

Standar saja. Harga setiap menu yang ditawarkan RM Sate Tegal Laka-Laka berada dalam range tidak jauh dari berbagai tempat kuliner di Kota Bogor.

Seporsi isi 10 tusuk sate kambing (dengan tetelan/gajih) adalah Rp. 42.000.- dan semangkuk gulai kambing Rp. 32.000.-. Segelas Es Jeruk Rp. 10.000.-

Harga sate kambing tanpa gajih sedikit lebih tinggi.

Sate Tegal Laka-Laka Bogor

Nah itulah sedikit cerita tentang Kedai Sate Tegal Laka-Laka yang memiliki menu andalan yang tidak LAKA-LAKA (Langka) tetapi tetap LAKA-LAKA (Langka).

Mungkin Anda ingin mencoba?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.