Tumpukan Sampah Di Sungai Ciliwung Ini Hanya Sebagian Kecil Saja B

Mungkin banyak orang, termasuk warga Bogor, yang heran mengapa Walikota Bogor Bima Arya bulan Februari 2019 yang lalu sampai merasa perlu membentuk satuan tugas khusus untuk menangani pembuang sampah ke sungai. Mengapa kok sampai repot=repot seperti itu? Apakah masalah pencemaran sungai di Bogor sudah sedemikian parahnya?

Yah, mungkin bagi yang berpikir demikian, pasti bisa ditebak bahwa mereka belum pernah turun langsung ke sungai, terutama Sungai Ciliwung. Pastinya juga mereka sulit membayangkan seperti apa sih tumpukan sampah di Sunga Ciliwung. Mungkin karena itulah banyak orang akan sulit mengerti betapa parahnya kondisi di sungai tersebut.

Beberapa hari yang lalu, tepatnya Sabtu 20 Maret 2019, saya berkesempatan mengikut kegiatan BEBERSIH CILIWUNG yang digagas Komunitas Peduli Ciliwung bekerja sama dengan beberapa badan pemerintah.

Pada hari itu selain melihat secara langsung apa yang dilakukan para relawan untuk membersihkan Sungai itu di sekitar Jembatan Satu Duit, Warung Jambu Bogor, saya menyempatkan diri “berkelana sendiri” di sekitar lokasi.

Hasilnya, mungkin bisa memberikan sedikit gambaran tentang “ukuran” sampah yang dibuang ke sungai itu. Kebetulan sekitar 100-200 meter dari jembatan tersebut ada satu pemandangan yang rasanya bisa memberikan gambaran lumayan tentang betapa parahnya kondisi sungai akibat sampah.

Tumpukan Sampah Di Sungai Ciliwung Ini Hanya Sebagian Kecil Saja C

Tumpukan Sampah Di Sungai Ciliwung Ini Hanya Sebagian Kecil Saja A

Tumpukan Sampah Di Sungai Ciliwung Ini Hanya Sebagian Kecil Saja D

Hanya segitu?

Tidak juga. Menyusuri sungai yang juga mengalir ke Jakarta itu, sepanjang jarak antara Jembatan Satu Duit dan Jembatan Soleh Iskandar, sekitar 500-600 meter, ada beberapa titik yang dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah. Tumpukannya kurang lebih sama.

Rupanya sudah menjadi hal yang biasa bagi warga sekitar untuk menumpuk sampah di pinggir kali.

Dan, silakan bayangkan sendiri karena Sungai Ciliwung yang melintasi Kota Bogor cukup panjang. Jika dalam jarak 500-600 meter saja ada beberapa titik, berapa banyak lagi tumpukan sampah seperti itu bisa ditemukan.

Bayangkan juga, berdasarkan prediksi Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, paling tidak ada 30 ton sampah dilemparkan begitu saja ke sungai ini.

Tumpukan sampah di salah satu titik Sungai Ciliwung, seperti yang terlihat pada foto-foto di atas bisa dikata hanyalah “pucuk” dari sebuah gunung es. Sebagian kecil saja dari masalah yang besar sekali.

Jadi, tidak pelru merasa heran kalau Pemerintah Daerah Kota Bogor menganggap hal ini sebagai sesuatu yang sangat penting dan merasa perlu ditangani satuan tugas khusus untuk menemukan jalan pemecahannya.

(Baca juga : Bendung Katulampa bukan bendungan lho )

Komunitas Peduli Ciliwung - Wujud Ide 2 Pemancing Peduli Lingkungan

Dan, jika Anda sudah merasakan sama, mungkin Anda bisa ikut bergabung dalam usaha-usaha membersihkan Sungai Ciliwung dari sampah. Bila memang ada waktu dan tenaga, bisa ikut dalam kegiatan rutin Komunitas Peduli Ciliwung untuk “mulung sampah” (memungut sampah).

Tetapi, kalau tidak, cukup bantu mengingatkan teman, saudara, kenalan, dan siapapun yang Anda kenal untuk tidak membuang sampah ke sungai, bukan hanya Ciliwung. Membersihkannya repot sekali.

Kalau Anda tetap melakukan itu, berarti Anda hanya menambah tinggi gunung masalah yang sudah cukup tinggi ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.