Artikel berjudul Menanam Padi, Menanam Harapan lahir karena melihat pemandangan petani yang mulai menanami sawahnya di awal musim hujan ini.

Perjalanan menuju ke Obyek Wisata Gunung Salak Endah, Curug Cigamea dan Curug Ngumpet sudah melahirkan banyak tulisan.

Silakan kunjungi beberapa link di bawah ini untuk melihatnya

Rupanya, Gunung Salak masih menyisakan banyak sekali bahan untuk diperlihatkan kepada Anda semua, pembaca Lovely Bogor.

Bukan dalam bentuk tulisan, tetapi dalam bentuk foto. Selama dalam perjalanan terlalu banyak pemandangan yang mengundang jari untuk berhenti sejenak dan menekan “shutter” kamera. Banyak sekali momen yang seorang fotografer sangat amatir tidak mau terlewatkan.

Silakan menikmati foto-foto di bawah ini. Mudah-mudahan bisa membawakan Anda sekelumit kecil kehidupan di kaki Gunung Salak.

Petani Menanam Padi Di Sawah
Petani Menanam Padi

Menanam bibit padi si sawah, tidak ubahnya menanamkan harapan si petani. Mereka akan berharap bibit-bibit tersebut akan tumbuh subur dan kemudian menghasilkan beras.

Beras yang kemudian bisa mereka nikmati atau dijual untuk mencukupi kebutuhan lainnya.

Menanam Padi Di Sawah Bogor

Membungkuk selama beberapa saat saja sudah akan membuat badan terasa pegal linu. Bayangkan bila Anda harus melakukannya selama beberapa jam dalam lumpur.

Lelahnya sulit sekali dibayangkan.

Menanam Padi Di Sawah Bogor

Panas terik matahari. Lumpur sawah. Semuanya demi harapan yang mereka semai.

Sebuah harapan demi kehidupan yang lebih baik yang diwakili oleh bibit yang mereka tancapkan.

Petani Menanam Padi Di Sawah

Maaf. Pengantarnya memang agak lebay. Masalahnya belum pernah sekalipun saya merasakan menanam padi di sawah. Sulit untuk menggambarkan secara nyata apa yang tidak pernah kita alami.

Yang bisa disampaikan hanyalah bayangan dari apa yang mungkin ada di benak mereka-mereka yang berada di dalam foto-foto ini.

Mungkin salah, mungkin benar. Wallahu Alam.

Yang pasti, Obyek Wisata Gunung Salak Endah memang indah seperti namanya. Hanya saja, ternyata Gunung Salak nya sendiri masih menyimpan banyak sisi lain yang bisa dinikmati tanpa harus membayar.

Ini hanya sebagian contohnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.