Ikan Gehed Species Asli Kali Ciliwung C

Pernah tahu yang namanya ikan Gehed? Saya sih sudah pernah mendengar namanya sejak dulu, katanya termasuk salah satu spesies ikan asli Kali Ciliwung di wilayah Bogor.

Nama latinnya Mystacoleucus marginatus. Di Garut dan Cianjur namanya ikan Genggehek. Di Yogya dan Magelang, lain lagi namanya, ikan kepek.

Katanya salah satu ikan tergurih dari semua spesies ikan di Sungai Ciliwung yang mengalir di wilayah Bogor. (Apalagi kalau dibandingkan dengan ikan sapu-sapu).

Cuma, ya cuma, melihat langsung bentuknya, belum pernah.

Apalagi, dengan semakin kotornya Ciliwung akibat pencemaran dan dipenuhi limbah, terbersit rasa ragu bahwa masih ada spesies ikan yang bisa bertahan hidup disana. “Ikan plastik” sih banyak dalam berbagai bentuk dan warna.

Rasanya sih bukan hanya saya saja yang meragukan habitat ikan itu masih bisa bertahan di tengah aliran sungai yang kotor dan penuh sampah itu.

Ternyata, saya salah.

Ikan Gehed masih ada.

Ikan Gehed Species Asli Sungai Ciliwung A
Ikan Gehed

Ukuran panjang berkisar antara 7-15 centimeter , kalau diukur dari yang dilihat dan memiliki buntut serta sirip berwarna kuning.

Bukan saya yang menangkapnya. Kebetulan saat bergabung dengan acara rutin Komunitas Peduli Ciliwung asuhan mas Suparno Jumar, saya bertemu dengan seorang penjala ikan.

Lagi-lagi, karena bukan wartawan, saya lupa menanyakan namanya, tetapi saya berbincang cukup lama dengannya di tengah sungai Ciliwung yang sedang surut.

Sang bapak penjala ikan itulah yang menangkapnya menggunakan jala. Saat mengobrol sejenak denganya, ia sedang membuang isi perut dari ikan gehed yang berhasil dijala. Ada setidaknya satu kantong plastik yang dibersihkannya.

Ikan Gehed Spesies asli Kali ciliwung Genggehek-Kepek

Sang bapak menjelaskan bahwa ikan ini bukan untuk dijual tetapi untuk dikonsumsi sendiri. Katanya, paling enak kalau digoreng kering. Renyah dan gurih.

Cuma, ia juga bilang, susah menangkap ikan gehed ini karena ia sudah menjala sejak subuh dan baru mendapat satu kantong plastik pada jam 09.00.

Empat jam untuk sekedar mendapatkan satu kantong plastik kecil saja.

sang bapak penjala ikan gehed spesies asli kali ciliwung

Jadi, akhirnya saya bisa melihat secara langsung yang namanya Ikan Gehed dan bukan hanya sekedar dari foto saja.

Tetapi, tidak terhindarkan juga disana ada kekhawatiran tersendiri. Penjelasan sang bapak penjala ikan, bahwa semakin sulit mendapatkan ikan tersebut menunjukkan bahwa spesies asli ikan Kali Ciliwung ini memang sedang dalam kondisi yang tidak baik.

Bukan tidak mungkin kalau pencemaran dan kerusakan di sungai yang mengalir membelah Kota Bogor ini berlangsung, ikan Gehed ini bukan hanya susah ditangkap, tetapi sudah tidak ada lagi.

Mudah-mudahan saja tidak terjadi, karena ada rasa ingin untuk suatu waktu bisa mencicipi rasa gurih ikan Gehed bin Genggehek bin bekepek atau bader kuning ini. Kalau saja tidak harus meliput acara KPC, saya sudah beli dari si bapak.

Maybe next time.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.