J CO Donuts & Coffee Bogor
Donat ala J. Co

Ini tampang si cantik yang menyingkirkan si buruk rupa, J Co Donuts (Baca : Je-Ko Donat).

Bagi Anda warga Jakarta dan kota-kota besar lainnya, wajah si cantik ini sudah menjadi sesuatu yang umum. Tidak heran, karena J Co Donuts & Coffee memang memiliki puluhan cabang di Indonesia dan bahkan di luar negeri.

Di Bogor sendiri, kehadirannya memang membuat si “buruk rupa” tersingkir dari peredaran. Padahal bentuknya sama saja.

Donat bukanlah sebuah makanan baru di Kota Bogor. Sudah sejak puluhan tahun yang lalu kue/roti berbentuk bulat dengan lubang di tengah ada di Bogor (pasti juga di Indonesia).

Hanya, di masa itu penampilannya tidak semanis dan secantik sekarang. Pada waktu itu, donat kebanyakan masih digoreng dan dilapisi dengan gula bubuk saja. Paling banter, permukaannya dilapisi mentega dan meises (coklat kecil).

J Co Donuts & Coffee Bogor
Penampilan Donat J Co

Kalau versi modern makanan tersebut di Outlet J Co Donuts & Coffee, memang terlihat berbeda. Berbagai topping (lapisan atas) yang ada di permukaan si bulat berlubang ini terlihat lebih bervariasi. Tiramisu, kacang, dan masih banyak lagi menghiasinya.

Tidak heran, warga Bogor kepincut dengan si donat sexy ini.

Bisa dikata gerai mereka di Botani Square dan Eka Lokasari Plaza (lippo Plaza) seperti tidak pernah sepi pengunjung.

Mengapa J Co digemari?

J Co Donuts & Coffee Bogor
Suasana di Outlet J Co Donuts di Botani Square

Modern. Cantik. Menarik. Enak Terjangkau. Ditambah dengan gaya hidup. Itulah mengapa mereka bisa berkembang pesat sejak didirikan tahun 2005.

Begitu pun di Bogor. Kota yang sedang bertransformasi menjadi sebuah kota modern mengalami perubahan selera pula.

Tidak lagi cukup hanya sekedar kenyang dan murah. Mereka membutuhkan sesuatu yang memberi nilai lebih, termasuk pembentukan image dan lifestyle yang ditawarkan.

Dengan penampilan donatnya yang berkesan modern. Suasana outletnya yang disetting ala cafe modern tidak ayal membuat warga Bogor tertarik.

Donatnya sendiri selain penampilan cantik dan sexy memberi kesan “internasional” pada makanan yang sebenarnya bukan barang baru. ¬†Kemasannya lah yang membuatnya menjadi spesial dalam masyarakat yang sedang gandrung akan hal-hal tersebut.

Padahal J Co sendiri adalah produk lokal yang mendunia dan bukan sebaliknya.

Apakah J Co berasal dari luar negeri?

J Co Donuts & Coffee
Outlet J CO di Botani Square

Saya cukup yakin kalau pengunjung ditanya darimana asal J Co, bisa jadi mereka akan menjawab “Amrik” atau Amerika. Apalagi kalau melihat namanya J. Co Donuts & Coffee.

Terasa berbau asing. Ejaannya pun memakai ejaan asing karena dalam bahasa Indonesia, Donuts dibaca do-nuts dan bukan Do-Nat.

Pemberi namanya rupanya pandai menangkap gejala perubahan dalam masyarakat hingga memakai ejaan bahasa Inggris.

Padahal J Co Donuts & Coffee adalah merk Indonesia. Perusahaan ini salah satu divisi dari Johnny Andrean Group.

Pasti kenal dong dengan nama ini. Hanya biasanya, Anda kesini untuk merawat rambut Anda dan bukan untuk makan. Karena nama Johnny Andrean memang identik dengan salon kecantikan.

Perusahaan donat cantik ini didirikan di Lippo Karawaci tahun 2005. Sejak itu berkembang bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di luar negeri.

Beberapa negara yang dirambahnya seperti Malaysia, Singapura, Mexico, Filipina dan Tiongkok.

Luar biasa bukan?

Yang ditawarkan J Co Donuts & Coffee

J Co Donuts & Coffee Bogor

Selain donat cantik berwarna-warni, J Co Donuts & Coffee menyediakan J. Coffee (Kopi) yang bijinya berasal dari dalam dan luar negeri. Selain itu ada menu andalan lainnya, yaitu Yoghurt (J.Cool Yoghurt)

Kesemuanya dikemas dalam bentuk yang modern. J.Coffee disajikan dalam gelas plastik ala Starbuck (yang gerainya juga ada di Botani Square).

Meskipun dikemas sedemikian rupa, memakai bahan yang berkualitas dari dalam dan luar negeri, ternyata harganya terjangkau dan tidak terlalu mahal. Terutama donat-nya yang lebih murah bila dibeli selusin.

——-

Jadi, tidak heran donat versi masa lalu di Bogor seperti tersingkir dengan kehadiran si cantik ini.

Sudah Cantik. Terjangkau. Menawarkan gaya hidup. Tentu saja rasa yang enak, sudah pasti akan lebih dipilih dibandingkan yang tradisional, buruk rupa, meskipun harganya lebih murah.

J Co DonutsO ya setelah diperhatikan, ternyata J Co mengadopsi donat tradisional masa lalu dalam menunya. Coba saja Anda pesan segelas J.Coffee, Anda akan mendapatkan bonus berupa sebuah donat berlapis gula bubuk (persis donat masa lalu).

Walaupun tetap saja, penampilannya tetap lebih cantik yang versi masa kini. Harus diakui, rupanya peralatan modern mampu menghasilkan sesuatu yang lebih indah di mata dan enak di lidah.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.