Ondel Ondel Di Bogor
Ondel Ondel Di Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Bogor

Judul Foto : Ondel-Ondel Di Bogor

Bukti! Bogor = Jakarta. Lha , itu ada ondel-ondel berkeliaran di Bogor. Seharusnya mereka adanya di Jakarta.

Bukti pula! Bogor kota yang toleran meski SETARA INSTITUTE bilang kota ini paling tidak toleran di Indonesia.

Kalau tidak toleran, bagaimana budaya lain bisa berkembang?

Jangan terlalu serius kawan. Biarlah para ilmuwan di SETARA yang berpikir tentang hal-hal yang rumit. Kita mikir ondel-ondel saja.

Ini memang bukti bagaimana masyarakat di Bogor terbuka terhadap masuknya budaya lain darimanapun.

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya, sebuah ciri khas dan kebanggaan budaya Betawi bisa terlihat di Kota Hujan.

Mungkin karena di tempat asalnya Jakarta, mereka merasa sudah tidak dihargai, jadi mereka hijrah ke kota lain yang mungkin bisa menerima mereka.

Ternyata, Bogor bisa menerima. Masyarakat Bogor yang datang ke acara Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Sempur setiap minggu cukup antusias berfoto bersama si ondel-ondel.

Budaya Betawi di Bogor
Ondel-Ondel

Judul Foto : Budaya Betawi Di Bogor

Tim pengamen ondel-ondel ini rupanya cukup sadar bahwa budaya tersebut cukup unik untuk dilihat oleh masyarakat dari suku lainnya.

Peluang yang dengan baik tertangkap oleh mereka. Alih-alih menunggu adanya acara resmi di Jakarta, dimana ondel-ondel biasa dipanggil dan dipamerkan serta dielu-elukan, mereka proaktif dengan menjual keunikan tersebut ke daerah lain.

Hasilnya, setidaknya pengunjung Car Free Day Bogor terlihat senang dengan kehadiran sosok-sosok unik itu. Mereka tak segan melempar recehan ke dalam ember yang diedarkan.

Cuma terpikir satu hal. Ini ondel-ondel harus ditanya pake bahasa apa yah? Jangan-jangan harus pake bahasa Sunda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.