Tentara memegang senjata itu memang sudah tugasnya. Mereka dilatih untuk melindungi negara dan rakyatnya dari ancaman musuh. Tetapi, tidak berarti mereka tidak bisa menjalankan fungsi menghibur rakyat. Bagaimanapun, mereka juga tetap berasal dari rakyat, sama seperti kita semua.

Bukti bahwa mereka juga bisa berbaur dan menghibur rakyat ditunjukkan hari Minggu yang lalu. Bertepatan dengan acara Car Free Day Bogor, Drum Band Pusdikzi (Pusat Pendidikan Zeni) Bogor kembali tampil untuk menunjukkan kemampuan mereka, bukan senjata, tetapi alat musik.

Ini bukanlah kali pertama karena Drum Band Pusdikzi sudah berulangkali tampil di setiap acara atau kegiatan resmi Kota Bogor, seperti Cap Go Meh Bogor setiap tahunnya. Biasanya mereka akan menjadi pembuka dari sebuah acara dan akan berada di barisan paling depan sebuah parade.

drum band Pusdikzi Bogor 4

Minggu yang lalu, sebagai pembuka dari acara Lomba Drum Band anak-anak, Drum Band Pusdikzi memperlihatkan kepada warga yang antusias berkurumun di jalan Sudirman kemahiran mereka memainkan perangkat musik.

Dengan seragam lorengnya dan dipimpin oleh seorang majorette, drum band Pusdikzi Bogor berhasil menghibur warga Bogor yang ada.

Barisan pembawa tambur berkepala harimau, menunjukkan walau badan mereka kekar berotot, ternyata mereka bisa meliuk dengan lincah. Mereka juga memperagakan atraksi tarian yang menunjukkan keserempakan ala tentara.

Irama penuh semangat keluar dari berbagai alat musik yang dibawa mereka.

Sebuah tontonan menarik. Tidak heran warga Bogor yang senang menikmati suasana CFD Bogor akhirnya banyak yang memilih untuk meninggalkan aktifitasnya sejenak untuk melihat penampilan dari Drum Band Zeni ini.

Jarang-jarang mereka keluar dan mempertontonkan kemahiran mereka.

drum band Pusdikzi Bogor 5drum band tentara

Garang di medan perang memang tugas mereka. Tentunya, mereka juga mahir menggunakan senjata dan menghadapi musuh.

Tetapi, mereka juga menunjukkan, bahwa bagaimanapun mereka adalah manusia, rakyat, dan pasti memiliki kemampuan dan bakat lain selain menjalankan tugas yang diberikan.

Drum Band Pusdikzi membuktikan hal itu. Tentara juga bisa bermusik. Tentara juga bisa menari. Dan, tentara juga bisa menghibur rakyat yang mereka lindungi.

Bravo!

(Inilah satu lagi alasan mengapa saya menyukai Car Free Day Bogor, banyak hal dan aksi tak terduga yang dijepret oleh kamera dan kemudian diceritakan kepada Anda)

4 COMMENTS

  1. bagaiman kalau si Kribo..saja Pak Bagian membuat Videonya…?

    • Kameranya cuma satu.. jadi kudu gantian..:D

      Kamera yang satu masuk RS dan lum ada onderdilnya.. jadi kudu istirahat

  2. kalau ada tayangan videonya,,,pasti menarik sekali di tonton…sebab biasanya atraksi drum Band,,,versi anggota ini memang cukup memikat pak…..saya sering nonton aksi drum band anggota di youtube.

    Ohy….kenapa tidak coba membuat chanelll youtube pak,,,,karena saya perhatikan Pak Anton suka,,,ke lapangan untuk meliput berbagai macam informasi.

    • Mungkin bakalan menarik…

      Cuma perhatian saya akan terbagi-bagi lagi antara menjadi blogger dan Vlogger. Kayaknya malah akan menjadi tidak fokus dan menambah beban. Lebih baik fokus dan memilih salah satu jalan saja. Saya pilih jadi blogger dulu.. tapi nanti kalau ada kesempatan, saya tambahkan video pada postingan.

      Apalagi teknik merekam video dan ngedit itu lumayan susah juga. Saya nggak mau menyajikan video sekedarnya saja.. pernah nyoba dan tidak puas dengan hasilnya. Jadi ditunda saja dulu pemakaian videonya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.