Bukan barang baru sih sebenarnya. Penggunaan jaringan komputer dalam sebuah restoran sudah banyak digunakan.

Di berbagai daerah sudah banyak rumah makan yang memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan pelayanan.

Bukan sekedar penggunaan komputer untuk mengeluarkan tagihan saja yah, tetapi dimana komputer terhubung satu dengan yang lain.

Cuma, di Kota Bogor, rasanya, mungkin baru pertama kali saya menemukan sebuah rumah makan menggunakan sistem komputerisasi dalam pelayanan.

Mungkin karena saya kudet dan kurang banyak keliling berkuliner di kota sendiri (padahal ada puluhan tulisan tentang kuliner di blog ini yah, tapi masih menyebut kurang – Yah namanya manusia, selalu merasa kurang).

Salah satu resto yang menggunakan sistem komputerisasi yang terpadu, yang sudah saya temukan, adalah Kedai Kita. Dari dua gerai mereka yang sudah saya kunjungi, gerainya yang di Cimanggu lah yang menggunakan jaringan komputer dalam pelayanan.

Sistem Komputerisasi ala Kedai Kita Cimanggu Keren Juga Euy !

Pola kerjanya

  1. Pelanggan diberikan daftar dan formulir menu supaya mereka bisa memilih
  2. Setelah diisi, menu dibawa staf ke komputer pemesanan dan datanya diinput ke dalam komputer tersebut
  3. Karena Kedai Kita menerapkan pembayaran di muka, pelanggan hanya perlu ke kasir membawa dompet saja dan menyebutkan nomor meja
  4. Tagihan keluar dan pembayaran dilakukan
  5. Hidangan keluar

Disana terlihat ada sistem jaringan komputer di tiga ruang yang berbeda, meja pemesanan, kasir, dan dapur.

Sistem Komputerisasi ala Kedai Kita Cimanggu Keren Juga Euy !

Hasilnya cukup bagus juga dan efisien.

Tidak ada teriakan berisi pemesanan dari staf yang berhubungan dengan tamu. Tidak perlu ada wara wiri tidak perlu dari staf di meja dengan kasir berkaitan dengan jumlah pesanan.

Apalagi, kalau melihat layar komputer di meja pemesanan, staf tidak memasukkan menu secara manual. Di dalamnya sudah terdapat daftar menu, sehingga staf-nya hanya perlu menekan tombol menu saja di layar.

Bukan hal yang baru dan berteknologi tinggi. Banyak yang lebih canggih lagi sebenarnya, seperti beberapa resto di Jakarta yang menggunakan aplikasi dan gadget android untuk melayani pelanggan.

Tetapi, sistem jaringan komputer di gerai Kedai Kita ini menarik untuk diamati, apalagi mayoritas restoran di Bogor mayoritas masih menerapkan metode manual dalam pemesanan.

Mudah-mudahan saja ke depannya bisa dikembangkan lebih jauh lagi karena masih ada satu sisi yang sebenarnya bisa dikurangi, yaitu menghilangkan formulir pemesanan. Sebenarnya bisa digantikan dengan aplikasi android yang lebih mobile sehingga bisa lebih ramah lingkungan.

(Bisa jadi alasan untuk pergi ke Kedai Kita lagi di masa depan. Padahal sudah berulangkali kesana karena dekat dengan rumah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.