Sudah bulan Nopember lagi, artinya Indonesia sudah memasuki musim hujan. Biasanya pada bulan ini sampai dengan sekitar akhir Februari tahun berikutnya, nama Bendung Katulampa akan kembali menjadi buah bibir, terutama di Jakarta.

Yah, sudah merupakan agenda rutin tahunan, banjir akan menggenangi beberapa wilayah ibukota. Salah satunya wilayah sekitar Kampung Melayu dan Cipinang di Jakarta Timur. Dan, masyarakat disana sangat akrab dengan yang namanya Bendung Katulampa yang lokasinya sekitar 60 kilometer dari tempat mereka tinggal.

Maklum saja, hal itu berkaitan dengan salah satu fungsi bendung ini, yaitu sebagai pemberi “sinyal” kedatangan air kiriman dari hulu sungai Ciliwung. Di bendung yang berumur lebih dari satu abad ini terdapat satu pos pengamatan ketinggian air.

Jika level ketinggian air sungai Ciliwung di Katulampa sudah mencapai 100 centimeter, maka Siaga I akan segera dikumandangkan. Artiya, hampir pasti bisa dipastikan 67 jam kemudian, wilayah sebelah Timur ibukota ini akan tergenang air.

Nah, itulah salah satu fungsi bendung Katulampa yang paling ngetop dan rutin menjadi bahan berita. Tidak jarang juga dipergunakan untuk mengecam lawan politik.

Katulampa Weir Bogor

Nah, fungsi lainnya adalah …

Ups, jangan menduga untuk pembangkit listrik yah. Bendung Katulampa tidak pernah didesain sebagai “bendungan” atau dam.

Fungsi sebenarnya adalah sebagai sarana untuk mengatur aliran air sungai Ciliwung untuk pengairan atau irigasi. Oleh karena itu tidak ada pintu air besar seperti yang ada di Pintu Air Manggarai. Yang ada hanyalah sedikit beton penghalang air di bagian bawah untuk meninggikan permukaan air saja.

Ada satu pintu air untuk mengalirkan air ke wilayah Timur saja, tetapi secara keseluruhan bendung ini terbuka dan tidak bisa menahan air seperti bendungan.

Jadi, itulah fungsi asli dari bendung buatan tahun 1911 ini.

Sudah semua?

Belum!

Masih ada satu lagi fungsi Bendung Katulampa. Cuma, yang terakhir ini jarang diketahui oleh orang banyak. Bahkan, warga Bogor saja juga tidak semua tahu. Hanya masyarakat yang tinggal di sekitarnya saja yang memanfaatkan manfaatnya.

Bisa tebak?

Jawabannya, bisa dilihat di foto di bawah ini.

Satu fungsi bendung katulampa yang banyak orang tidak tahu B

Sebagai jembatan penyeberangan.

Di bagian atas Bendung Katulampa memang ada jalan kecil, selebar 3 meter yang bisa dipergunakan untuk dua motor dari arah berlawanan untuk lewat. Tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan hanya khusus sepeda dan motor saja. Itupun harus berhati hati dan bergantian.

Jembatan ini menghubungkan kedua sisi Sungai Ciliwung di wilayah ini. Termasuk area sibuk, terutama saat berangkat dan pulang sekolah/kerja.

Pernah terbayang fungsi yang ini? Tanpa melihat langsung, rasanya sih tidak.

Tapi, setelah membaca tulisan ini, pasti sekarang sudah tahu, iya kan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.