Rusa Totol – Pendatang Tetapi Asli

Pernahkah anda bermain ke Bogor? Kalau pernah, berarti anda tentu sudah tahu fauna apa yang menjadi simbol dari kota hujan ini. Anda betul namanya rusa totol.

Mangan Ora Mangan Sing Penting Ngumpul
640

Hanya tahukah anda bahwa jenis fauna tersebut bukanlah asli Indonesia ? Tenang saja anda bukan satu-satunya yang tidak tahu mengenai hal itu. Bahkan masih banyak warga Bogor sendiri yang mengira bahwa rusa totol merupakan spesies asli dari Indonesia.

Indonesia memang memiliki beberapa spesies kijang seperti rusa Bawean (nama ilmiah Axis Kuhli) , Timor (Cervus Timorensis) dan Sambar (Cervus Unicolor) . Hanya spesies yang terdapat di Istana Bogor bukanlah salah satu dari yang disebutkan di atas.

Rusa Totol Di Istana Bogor

——–

Nama asli dari rusa yang ada di Bogor istilah ilmiahnya Axis axis. Dia juga memiliki beberapa nama lain seperti Chital, Axis Deer, Indian Spotted Deer. Yang paling cocok dengan nama umum yang dikenal masyarakat adalah yang terakhir.

Mengapa demikian? Karena memang di sekujur tubuh rusa jenis ini bertebaran bulat-bulat putih yang dalam bahasa Inggris disebut white spot. Dalam bahasa Indonesia disebut totol (putih).

Rusa Totol Di Istana Bogor

Totol tersebut biasanya terdapat di bagian badan sampai leher. Di bagian kaki dan kepala, hampir tidak terlihat ada totolnya,

Habitat spesies ini aslinya berasal dari daerah Nepal, Bangladesh, India, Bhutan, Srilangka dan Pakistan.

Panjang rusa totol bisa mencapai 1.7 meter untuk pejantan . Berat pejantan lebih berat dibandingkan betina antara 30-75 kilogram sedangkan betina 25-45 kilogram. Yang jantan memiliki tanduk sedangkan betina tidak.

Usia hidupnya berkisar antara 8-30 tahun.


Masuknya spesies ini ke Bogor terjadi tahun 1814. Pada masa itu Sir Thomas Stamford Raffles-lah yang mengimpor jenis rusa ini dari Nepal dan India. Kedua negara tersebut pada saat itu memang merupakan daerah koloni Inggris , negara darimana Raffles berasal.

Tujuan awalnya adalah untuk olahraga berburu yang merupakan sebuah olahraga khas dari kalangan bangsawan Inggris.

Sampai saat ini populasinya yang ada di Istana Bogor berkisar antara 600-800 ekor. Selain di Istana Bogor, populasi spesies ini di Bogor bisa ditemukan di penangkaran di kawasan hutan CIFOR. Tentu saja anda bisa menemukannya saudara mereka di Taman Monas Jakarta dan Taman Safari karena sudah banyak yang dihibahkan ke tempat-tempat lain.

Tahun 1995, rusa totol ditetapkan oleh pemerintah Kota Bogor sebagai figur fauna kota hujan ini.

Kawanan Rusa Totol di Pekarangan Istana Bogor

——–

Bisa dikata figur fauna Bogor sebenarnya bukan “warga” asli Bogor. Dia merupakan pendatang dari negeri seberang dan menetap disini. Hanya saja setelah 200 tahun berlalu tetapi masih disebut sebagai bukan “warga asli” juga aneh, karena keberadaannya saja sudah sangat lama di Bogor.

Jadi ada bagusnya kita berikan istilah pendatang tapi asli kepada rusa totol.

O ya untuk anda yang ingin melihat sekaligus sedikit bermain dengannya tidak sulit. Silakan anda berjalan di pagar Istana Bogor sebelah Barat, tepatnya di pinggir jalan Juanda dekat Balaikota Bogor.

Kawanan disini jinak dan sepertinya sudah terbiasa dengan kehadiran manusia. Mereka tidak takut untuk mendekat ke pagar. Anda bisa menyentuh dan memberi makan.

Memberi makan? Betul. Anda bisa membeli kangkung atau wortel dari pedagang-pedagang yang ada di sekitar jalan ini. Biasanya setiap Sabtu atau minggu kawasan ini menjadi kawasan wisata dadakan. Banyak orangtua membawa anak-anak mereka untuk sekedar memberi makan dan menyentuh rusa totol.

Menyenangkan karena anda bisa melihat ekspresi lucu anak-anak ketika beberapa ekor mendekat minta wortel atau kangkung.

(Catatan : Tulisan ini telah diperbaharui pada 2 Agustus 2020 dimana perbaikan foto dan layout dilakukan. Tidak ada isi yang berubah selain beberapa koreksi kesalahan pengetikan)

Mari Berbagi