Rumah Cupcakes Bogor
Penandangan Rumah Cupcakes Bogor di malam hari dari depan

Rumah Cupcakes adalah nama sebuah restoran di Bogor yang berdiri belum terlalu lama. Baru ada sekitar tahun 2009-2010.

Lokasinya ada di wilayah tua kota Bogor. Disebut wilayah tua karena memang berada di lokasi perumahan yang bercirikan Bogor masa lalu. Tepatnya di jalan Sanggabuana 4 Bogor Tengah. Tidak jauh , hanya 15 meteran saja dari tempat wisata kuliner terkenal yaitu Macaroni Panggang.

Sebagai sebuah tempat kuliner, Rumah Cupcakes mengandalkan tentu saja pada cupcakes, kue yang bermula di Amerika abad 19. Si kue berwajah cantik dan bercita rasa manis (walau sekarang ada beraneka rasa dan bukan cuma manis).

Di luar menu andalannya tersebut, Rumah Cupcakes juga menyediakan berbagai jenis kuliner lain. Di daftar menu mereka terdapat berbagai jenis penganan lain. Mayoritas yang ada di daftar menu tempat kuliner ini ala “Barat”. Meskipun demikian ada pula yang beraroma Indonesia.

Hanya yang mengesankan dari tempat ini justru suasana yang diciptakan. Tentu saja makanannya juga enak , kalau tidak enak, saya tidak akan menuliskannya disini. Hanya ada satu sisi dimana suasananya memberikan sebuah mood yang menyenangkan.

Rumah Cupcakes Bogor
Suasana ruang di lokasi utama Rumah Cupcakes yang temaram

Belum bisa membayangkan yang dimaksud ? Kalau begitu, izinkan saya untuk menggambarkan.

Lokasi dan suasana Rumah Cupcakes

Sebenarnya tempat yang dijadikan restoran adalah sebuah rumah bergaya kuno dari masa lalu. Lingkungannya , seperti yang sudah disebut di atas, terletak di wilayah bagian “tua” dari kota hujan.

Hal tersebut bisa terlihat dari bentuk bangunan. Penataan jalan. Pohon kenari yang masih menguasai pinggir jalan. Di beberapa spot memang sudah terdapat bangunan modern tetapi beberapa ciri khas Bogor jaman Belanda dulu masih membekas.

Di siang hari, tidak terasa panas. Bukan hanya karena adanya AC hanya pancaran sinar matahari terhalang pepohonan. Bentuk jendela yang lebar juga membuat angin tidak terhalang masuk. Apalagi pengelola tetap menyisakan ruang terbuka di bagian belakang rumah.

Ada nuansa Bogor masa lalu terbersit disini.. walau mungin hanya “sedikit”

———

Rumah Cupcakes Bogor
Prawn BBQ ala Rumah Cupcakes Bogor

Di dalam bangunan sendiri, tidak semua tempat dipenuhi meja dan kursi. Masih terlihat banyak ruang kosong antar meja dan untuk berlalu lalang. Beberapa meja dan kursi ada di teras bagi pengunjung yang ingin berkuliner sambil menikmati hawa sejuk . Ada juga lesehan di bagian belakang lokasi utama.

Nah, yang paling menarik adalah lokasi utamanya. Ketika terakhir saya berkunjung kesana (kebetulan di malam hari), dekorasi ruangan berubah. Bila semula agak polos , terakhir kali warna pink mendominasi. Di beberapa kamar yang dijadikan ruang makan, lampu diberikan penghalang. Alhasil ruangan menjadi temaram. Kalau dikombinasikan dengan pink maka tercipta sebuah suasana romantis.

Apalagi selama berada disana lagu-lagu bernada slow tak berhenti mengalun. Suara empuk ala George Benson dan penyanyi lawas seumur dia seperti membelai hati saat berada disana. Bahkan bila yang datang kesana adalah keluarga, suasana disana menimbulkan keinginan untuk berlama-lama disana.

——–

Suasana yang demikian memang membuat betah pengunjung datang. Apalagi untuk yang sedang kasmaran , mungkin akan lebih cocok lagi. Saya tidak bilang tidak cocok buat pria berkeluarga lho, tetapi nuansa romantis di Rumah Cupcakes memang romantis.

Rumah Cupcake Bogor
Iga Bakar di Rumah Cupcake Bogor

Dengan tambahan imajinasi dan kretifitas sedikit dari seorang cowok , nuansa yang sudah ada bisa dijadikan ala candle light dinner. Walaupun demikian kalau anda termasuk yang sedang mengejar seseorang, sebelum kesini harus perlu perhatikan beberapa hal kalau ke Rumah Cupcakes dengan incaran

1. Jangan di tempat yang lesehan.

Bukan karena apa-apa. Candle light dinner kan asalnya dari negeri orang bule sedang lesehan kan budaya Indonesia, jadi tidak pas. Lebih baik kalau berada di ruang utama restoran yang dicat pink.

2. Jangan pesan makanan Indonesia

Bukan karena tidak cinta Indonesia, tetapi sedikit bergayalah dengan makanan ala Barat. Kalau memang berniat , Bisa mulai dari appetizer tetapi perut saya tidak sanggup untuk itu. Jadi kalau saya langsung ke main course yang bisa dipilih antara Ribs, Fish dan Prawn Barbecue yang sudah agak disesuaikan dengan lidah pribumi.

Hanya kalau perut anda sanggup bagusan dari awal supaya bisa lebih lama kan?

Selain kesan pelit terhindarkan, bisa membuka kesempatan kalau ternyata sang incaran tidak terbiasa makan dengan pisau dan garpu. Anda bisa jadi “hero” dengan memberi petunjuk cara makan ala orang bule. Iya kan?

3. Jangan pesan cappucino dulu

Ya aneh saja kalau makan sambil menyeruput capuccino. Memang Rumah Cupcakes menyediakan beberapa jenis cappucino dan latte, hanya timingnya tidak pas makan dengan minum kopi sekaligus. Lebih baik pesan salah satu dari menu juice yang ada seperti lychee atau orange. Segar kok rasanya

rumah cupcakes bogor
Nuansa pink di Rumah Cupcakes Bogor

4. Jangan langsung pulang setelah main course

Kalau langsung pulang tanpa bayar, ya pasti jangan. Hanya sayangkan waktunya. Bisa dimanfaatkan buat PDKT atau mulai “penembakan” sang inceran. Tentu saja jangan kayak orang mau perang.

Pesan dulu cappucino atau lattenya. Bukan cappucino sachet-an karena mesin pembuat kopinya nongkrong dekat kasir. Rasanya terus terang mantap.

Jangan pula dilupakan sebuah kesempatan bagus dengan memanfaatkan andalan Rumah Cupcakes. Pesan Cupcakesnya yang beraneka ragam. Terus sambil menyeruput cappucino dan memandang cupcakes yang cantik tiu, keluarkan deh jurus rayuan maut anda.

Oya lupa bilang jurus rayuan maut tidak tersedia disini , jadi anda harus bawa sendiri. Mudahkan seharusnya? Anda bisa bilang “cupcakesnya cantik dan manis ya?” Tapi lanjutkan dengan “tapi tidak secantik dan semanis kamu lho”.. Nah itu contoh saja silakan berkreasi.

5. Jangan pelit

Bisa menjadi bumerang kalau anda segan mengeluarkan uang di dompet anda. Lagipula harga berbagai makanan disini terjangkau dan tidak mahal. Biaya makan berdua tidak akan melebihi biaya makan di Ichiban Sushi Botani Square

——–

rumah cupcakes bogor
Cappucino ala Rumah Cupcakes Bogor

Uppsss .. jadi melantur. Hanya benar kok! Selain berbagai cupcakes dan makanan lainnya, Rumah Cupcakes memiliki satu hal lagi. Namanya suasana. Tertunjang oleh lingkungandan dilengkapi dengan penataan

Bukan hanya cocok buat yang kasmaran. Buat yang istri atau pacarnya sedang manyun dan ngambek , Bisa memanfaatkan suasana Rumah Cupcakes untuk memadamkan kemarahan pasangannya dan berbaikan.

Hanya saya kesana bukan karena istri saya sedang ngambek lho. Kami sekeluarga kesana karena sedang pengen jalan-jalan .. dan buat saya cari ide buat tulisan dan hasilnya seperti yang anda baca ini.

Gimana lumayan khan?

——-

Cara menuju Rumah Cupcakes

– dengan kendaraan pribadi, atau kendaraan umum sama dengan cara menuju ke Saung Pak Ewok yang sudah dijelaskan. Hanya kalau ke Saung Pak Ewok harus berbelok kanan di Taman Kencana, maka kalau mau ke Sanggabuana 4 tempat Rumah Cupcakes berada harus belok ke kiri.

Bisa juga dengan masuk jalan Sanggabuana dari depan Hotel Pangrango. Belok ke kiri dan 20 meter dari hotel tersebut anda berbelok ke kanan. Rumah Cupcakes berada 50 M dari belokan tersebut (setelah wisma Pangrango

Untuk lebih lengkapnya anda bisa kunjungi panduan cara menuju ke Rumah Cupcakes.

-Buka jam 11.00 sampai 22.00

– No telpon Rumah Cupcakes -(0251) 831 3051

2 COMMENTS

  1. Waduh la saya suka yang masakan Indonesia ew kak,,, gimana donk, heheheehe. Kalau nggak di lesehan nggak masalah ah, yang penting tetap bisa menikmatinya menu yang ada 🙂

    • Hahahaha… ga papa. Suka barat atau Indonesia, yang penting menikmati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.