Pohon menghasilkan oksigen
Pepohonan di Kebun Raya Bogor

Tahukah Anda ? Mengapa udara di Kebun Raya Bogor terasa sangat sejuk ? Mengapa terasa nyaman menghirup udara di sana ? Jawabannya ternyata sederhana yaitu karena pohon menghasilkan oksigen.

Tentu anda bisa mengatakan bahwa semua itu berkat rimbunnya pepohonan disana. Itu tentu saja betul. Tebalnya pohon-pohon di Kebun Raya menghalangi sinar matahari langsung menyentuh kulit anda. Meskipun demikian udara segar yang dirasakan oleh pengunjung bukan akibat dari terhalangnya sinar surya, melainkan dari tebalnya oksigen disana.

Menurut penelitian, kandungan oksigen yang terkandung di dalam udara yang kita hisap rata-rata hanya 23%. Sisanya terdiri dari gas-gas lain yang tidak dibutuhkan tubuh. Kandungan gas O2 tersebut akan menebal di daerah dimana pepohonan tumbuh karena pohon menghasilkan oksigen dalam proses metabolismenya.

Sebuah pohon dewasa menghisap karbondioksida sebanyak kira-kira 24 kilogram setiap tahun. Sebagai pengganti pohon ini akan mengeluarkan oksigen cukup untuk dihisap 2 orang dewasa selama setahun penuh. Dalam setahun sebuah pohon kira-kira menghasilkan oksigen sekitar 130 kilogram.

Semakin banyak pohon di suatu daerah akan membuat kadar oksigen di area tersebut meningkat. Itulah yang menyebabkan terasa lebih segar dan nyaman menghisap udara di Kebun Raya dibandingkan tempat lainnya

——-

Pohon menghasilkan oksigen
Hutan Kota Ahmad Yani

 

Di sisi lain, pohon pun memiliki peran dalam mendinginkan suhu. Penelitian dari Universitas Copenhagen di Denmark menunjukkan kaitan erat antara meningkatnya suhu atmosfir bumi dengan karbondioksida. Sifat karbondioksida mirip dengan efek dari sebuah rumah kaca yaitu tidak menyerap melainkan memantulkan sinar matahari.

Keberadaan pohon di suatu daerah akan mengurangi kadar gas CO2 tersebut. Untuk metabolismenya (aias memproduksi makanan), pohon membutuhkan karbondioksida dan gas tersebut didapatnya dengan menyerap dari udara. Semakin banyak pohon berarti semakin banyak pula jumlah CO2 yang diambil dari udara. Sebagai hasilnya sinar matahari tidak lagi dipantulkan.

Apalagi pada saat bersamaan pohon memproduksi oksigen dan kemudian melepaskannya ke udara.

Itulah mengapa suasana di dalam Kebun Raya terasa nyaman. Tubuh kita menerima lebih banyak oksigen dibandingkan di tempat dengan pepohonan yang lebih sedikit.

Beberapa lokasi yang berada dekat dengan tempat ini pun, seperti Sempur masih menikmati efek dari banyaknya pohon di Kebun Raya.

Oleh karena itulah Bogor terasa lebih panas beberapa tahun terakhir. Terlalu banyak pepohonan yang hilang digantikan oleh gedung dan bangunan yang tidak bisa menghasilkan oksigen. Kandungan oksigen dalam udara pun semakin menipis dengan berkurangnya jumlah pohon.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.