Pohon Kenari Di Bogor
Jejeran Kenari Di Jalan Kenari Kebun Raya Bogor

Pernahkah Anda tahu bahwa Bogor suatu waktu dulu pernah disebut sebagai Kota Kenari? Ya, memang begitu adanya di era tahun 1970-1990-an kota ini memang memiliki julukan tersebut karena pohon Kenari mudah sekali ditemukan di setiap sudut kota.

Julukan tersebut sekarang sudah tidak santer lagi terdengar. Gelar yang sebenarnya lebih menyenangkan tersebut tergantikan oleh beberapa gelar lain yang berdasarkan ciri khas baru kota ini, seperti Kota Sejuta Angkot, Kota Termacet, dan lain sebagainya.

Di era yang disebutkan di atas memang pohon kenari adalah ciri tersendiri kota yang berada di ketinggian 190-332 M dari permukaan laut ini. Sosoknya yang tinggi besar berderet di jalan-jalan kota Bogor.

Belum lagi, berbagai kerajinan tangan dengan mempergunakan buah kenari pernah menghidupi banyak keluarga.

Seperti Apa Sih Pohon Kenari?

Pohon Kenari di Bogor
Pohon Kenari di Jalan Veteran Bogor

Ya, seperti pohon.

Maaf. Bercanda.

Pohon Kenari Bogor kebanyakan dari spesies dengan nama latin Canarium zeylanicum.

Tingginya pada sebuah tanaman kenari dewasa bisa mencapai 60 Meter. Diameternya dapat melebihi 2 meter

Sebuah ukuran yang bisa dikata raksasa meskipun tidak mencapai ukuran si Pohon Sialang. (Untuk mengetahui besarnya pohon Sialang atau si Tualang, silakan kunjungi Pohon Sialang – Elang Tua Yang Tidak Disukai)

Batang pohon ini biasanya tegak lurus menjulang, meskipun demikian kadang ada juga yang agak miring/bengkok. Daunnya berukuran kecil tetapi sangat rimbun. Rantingnya berada di bagian atas batang dan membentuk kanopi.

Oleh karena itulah, pohon Kenari dipergunakan sebagai tanaman peneduh di berbagai jalan di Kota Bogor. Hampir di semua jalan di Bogor akan terlihat sisa-sisa pohon ini.

Beberapa jalan di Kota Bogor yang masih memiliki kerindangan ala kenari seperti di Jalan Ahmad Yani, Jalan Pemuda, Jalan Veteran dan juga Jalan Juanda.

Buah Kenari

Buah Kenari
Buah Kenari

Spesies ini menghasilkan buah yang dipergunakan untuk berkembang biak.

Sangat berbeda dengan postur pohonnya yang meraksasa, buah kenari berukuran kecil. Ukurannya kira-kira 5-10 centimeter saja.

Kulit buah kenari berwarna biru kehitaman (bahkan cenderung hitam). Daging buangnya berwarna kuning tua. Di dalam buah ini terdapat biji kenari yang terbungkus dalam cangkang yang keras.

Kalau Anda menemukannya, jangan coba memakannya ya. Buah Kenari tidak bisa dimakan. Yang bisa dimakan adalah bijinya yang terbungkus dalam cangkang.

Bijinya bisa dimakan langsung atau dijadikan bahan pelengkap bagi cake atau kue. Rasanya gurih dan lembut dan bisa dimakan tanpa dimasak.

(Dulu biasanya, saya dan teman-teman, menggunakan batu untuk memecah cangkang kenari untuk mengambil bijinya)

Kerasnya cangkang kenari dimanfaatkan oleh banyak warga Bogor di masa lalu untuk dijadikan perhiasan atau asesori.

Setelah kulit dan dagingnya dibuang, cangkangnya dilubangi dan dibuat sebagai kalung. Sering diukir untuk mendapatkan bentuk wajah, atau juga dicat warna warni.

Pohon Kenari Di Bogor
Pohon Kenari

Oleh karena itu, kerajinan kenari pernah menjadi ciri khas tersendiri Kota Bogor. Penjualnya biasa ditemukan di berbagai tempat wisata atau di pinggir jalan.

Jalan Kenari

Jalan ini tidak akan ditemukan di dalam Kota Bogor. Bila Anda ingin melihatnya, masuklah ke dalam Kebun Raya.

Disana terdapat dua buah Jalan Kenari (I dan II). Di kedua jalan ini bisa ditemukan pohon kenari berusia lanjut (tua) yang umurnya mencapai puluhan tahun.

Foto pertama dalam tulisan ini adalah pemandangan di Jalan kenari I.

Sangat indah bukan pemandangannya? Ini adalah salah satu lokasi favorit saya. Suasananya tenang dan hijau.

(Silakan Simak : Kebun Raya Bogor – Tempat Mana Yang Menarik?)

Pohon Kenari Ditebang Sayang

Pohon Kenari Di Bogor

Heran juga ya, kalau sayang kenapa ditebang.

Sayangnya, memang kebanyakan usia pohon Kenari di kota Bogor sudah tua, bahkan sangat tua. Paling tidak kebanyakan dari mereka sudah hidup lebih dari 30 tahun bahkan ada yang 40 tahun.

Kondisi fisik mereka sudah uzur dan banyak yang sudah keropos batangnya. Alhasil, sudah beberapa kali terjadi pohon itu tumbang. Apalagi, Bogor sering dilanda hujan deras dan angin kencang.

Yang terjadi pilihannya adalah keselamatan manusia atau mereka. Oleh karena itulah pemerintah Bogor melakukan penebangan pohon-pohon yang sudah terlalu tua, termasuk pohon kenari.

Di beberapa jalan, pohon kenari digantikan perannya oleh pohon Angsana dan di sebagian lain dengan pohon palem raja atau botol seperti di Jalan Sudirman.

Suasananya menjadi agak berbeda karena kerimbunan dan postur raksasa kenari tidak bisa digantikan dalam menghadirkan keteduhan.

Pohon Kenari Bogor

Nah, untuk Anda pembaca Lovely Bogor, saya akan coba bawakan sedikit suasana kenari di hadapan Anda.

Memang hanya dalam bentuk foto dan gambar. Tetapi, setidaknya akan memberikan sedikit gambaran mengapa Bogor dahulu dikenal sebagai Kota Kenari.

Bayangkan saja, kira-kira seperti apa Kota Bogor di masa lalu ketika hampir semua jalan di kota ini mirip seperti Jalan Kenari di Kebun Raya Bogor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.