Patung Gerakan Anti Narkoba atau Patung Narkoba
Patung Gerakan Anti Narkoba atau Patung Narkoba

Patung Narkoba Di Bogor ? Dimana ? Bingung kan? Masa, obat-obat terlarang justru diberi tugu tersendiri. Memang Bogor mendukung peredaran barang haram tersebut?

Jangan salah paham dulu. Memang begitu sebutan kebanyakan warga Bogor untuk sebuah monumen yang ada di pertigaan Jalan KS Tubun dan Jalan Soleh Iskandar ini. Nama resminya Patung Gerakan Anti Narkoba. Hanya, karena agak terlalu panjang, atau orang Bogor malas, jadilah Patung Narkoba.

Bentuk patungnya seperti seorang pemuda bercelana pendek dan berkaus sedang merentangkan tangan. Posenya seperti olahragawan yang mengajak yang lain untuk menjauhi narkoba (narkotik dan obat-obat terlarang).

Patung Narkoba atau Patung Gerakan Anti Narkoba
Patung Gerakan Anti Narkoba Bogor

Jangan bayangkan tinggi tugu ini seperti Tugu Pancoran atau Tugu Tani. Ukurannya jauh lebih kecil.

Sosok pemudanya sendiri hanya paling seukuran manusia biasa. Ditambah tempat berdirinya yang hanya 1.75-2.00 meter saja.

Ukurannya memang terkesan mini, apalagi ditambah sekarang Jalan Tol Lingkar Luar Bogor (BORR), sudah beroperasi. Alhasil, Patung Gerakan Anti Narkoba ini menjadi seperti tenggelam.

Monumen ini memang sulit terlihat dari arah Warung Jambu atau Soleh Iskandar karena ukuran mininya dan tiang-tiang penyangga BORR yang besar Sosoknya baru terlihat jelas kalau dari arah Jalan Raya Jakarta Bogor.

Patung Gerakan Anti Narkoba
Patung Gerakan Anti Narkoba

Lebih disayangkan lagi, salah satu tangan, yang sedang menunjuk ke atas, terlihat putus. Entah, siapa yang merusak. Tangan-tangan jahil memang masih banyak meminta korban fasilitas umum di Kota Hujan.

Padahal walau hanya sekedar patung, bisa dikata Patung Gerakan Anti Narkoba ini merupakan simbol bahwa kota ini tidak menerima peredaran barang-barang haram tersebut. Sebuah simbol untuk mengingatkan anak-anak muda di kota tentang bahayanya mempergunakan narkoba.

Terdengar kabar beberapa organisasi kepemudaan di Bogor sudah mendesak agar dilakukan revitalisasi pada patung ini. Semoga saja bisa segera terwujud. Kalau bisa malah dibuat lebih besar agar tidak “tenggelam“.

Paling tidak kalau warga Bogor memberikan panduan arah mereka bisa menjadikannya patokan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.