Kota Yang Tertib Atau Smart City - Pilih Yang Mana A

Tahukah Anda bahwa Pemda Kota Bogor sudah memiliki masterplan atau cetak biru untuk menjadikan Kota Bogor sebagai sebuah “smart City”. Sudah ada loh? Silakan cek saja di LINK ini.

Bagus banget kalau bisa terealisasi. Bagaimana pun perkembangan teknologi memang menuntut terjadinya perubahan yang lumayan radikal dalam setiap sisi kehidupan. Terbentuknya sebuah “Kota Pintar” memang harus diupayakan.

Tujuannya, tentu saja, menjadikan Bogor sebagai sebuah kota yang nyaman untuk ditinggali dan sekaligus tidak tertinggal dalam hal yang berkaitan dengan urusan teknologi.

Nah, mungkin disitu ada satu ganjalan.

Apakah memang masyarakat Kota Bogor siap menjadi bagian dari sebuah Kota Cerdas atau Kota Pintar itu?

Bagaimanapun, sebuah Smart City , bukan hanya berarti sekedar semua warganya memiliki gadget termodern. Bukan pula hanya sekadar pelayanan dilakukan via internet saja.

Sebuah Kota Cerdas pada intinya adalah memberikan kenyamanan bagi siapapun yang tinggal di dalamnya, dengan salah satu caranya adalah menggunakan perangkat teknologi sebagai penunjangnya.

Dalam artian, tujuan dari konsep Smart City bukanlah bentuk baru dari tujuan terbentuknya sebuah kota, melainkan pengembangan dari tujuan awal, yaitu kota yang masyarakatnya sejahtera, merasa nyaman tinggal disana, berpendidikan, dan lain sebagainya.

Dan, untuk itu, butuh masyarakat yang “cerdas” bin :pintar” juga dalam segala aspek kehidupan. Bukan hanya pandai memainkan jempol di media sosial atau gadget mereka. Lebih dari itu.

Masalahnya, beberapa foto yang diambil di Jalan Abdullah Bin Nuh, depan perumahan Taman Jasmine, menunjukkan bahwa masih banyak warga Bogor yang sebenarnya belum sampai ke dalam tahap cerdas, dan siap menjadi bagian dari Bogor Smart City.

Masih jauh dari itu.

Silakan lihat hasil sang Canon 700D saat menunggu ibunya si Kribo Cilik selesai rapat di sekolah, Sabtu 5 Oktober 2019 yang lalu.

Kota Yang Tertib Atau Smart City - Pilih Yang Mana C

Kota Yang Tertib Atau Smart City - Pilih Yang Mana BKota Yang Tertib Atau Smart City - Pilih Yang Mana B

Sulit untuk mengatakan kalau mereka yang berkendara melawan arus, tidak memakai helm, berboncengan berempat dan tanpa helm termasuk kategori cerdas. Bahkan untuk hal paling sederhana yang berkaitan dengan keselamatan diri saja, dan sudah disosialisasikan ribuan kali oleh pihak berwenang, mereka tidak bisa mengerti.

Jadi, tingkah laku yang sangat tidak cerdas.

Dan, masalahnya, selama sekitar 2 jam berada di sana, yang seperti ini terjadi puluhan . Tidak ada rasa bersalah karena sudah melanggar aturan, tidak ada rasa malu, tidak ada rasa peduli bahwa apa yang dilakukannya bisa menyebabkan kecelakaan.

Jika di dunia nyata saja, mereka tidak bisa “menjadi cerdas” dalam mengatur kehidupannya sendiri dan memahami bahwa hal itu sebuah kesalahan, bisa bayangkan yang terjadi di dunia maya yang kerap aturannya lebih luwes.

Sulit untuk membayangkan label Smart City disematkan ke Bogor ketika banyak warganya sendiri menunjukkan tingkah laku yang kurang cerdas.

Kalau saja Pemda Kota Bogor membuat kuesioner sebelum membuat masterplan itu, dan mengajukan “Bogor Kota Tertib atau Kota Cerdas (Smart City)” dan kemudian menanyakan “Pilih Yang Mana?”, maka saya akan memilih Bogor sebagai Kota Tertib lebih penting.

Dan, saya cukup yakin banyak orang lain yang jawabannya akan sama.

Mereka juga pasti berpendapat bahwa untuk menjadi sebuah kota cerdas, butuh masyarakat yang cerdas pula dalam berpikir dan bertindak. Dan, hal itu belum ditunjukkan oleh banyak orang di kota ini.

Setuju Kan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.