Pohon Beringin Angker, Bogor Menakutkan
Pohon Beringin Di Jalan Paledang

Sedikit berandai-andai saja. Jikalau, apa yang dikatakan oleh masyarakat Indonesia bahwa Pohon Beringin angker karena ada penunggunya dan lain sebagainya, maka Bogor akan bisa masuk Guinnes Book Of Record.

Tentu saja gelar “ter-” lainnya akan segera disematkan pada kota ini. Kalau dikaitkan dengan pohon beringin, maka gelarnya akan menjadi “Kota Terangker di dunia”.

Alasannya? Ya, karena pohon yang memiliki nama latin Ficus Benjamina masih banyak ditemukan di berbagai tempat. Sosok raksasa pohon ini bisa ditemukan di banyak jalan di Kota Bogor, terutama jalan-jalan lama seperti Jalan Juanda.

Lihat saja beberapa foto di bawah ini.

Pohon Beringin Angker Bogor
Pohon Beringin di Empang

Pohon Beringin berusia 300 tahun di kawasan Empang

Pohon Beringin Angker Bogor
Pohon Beringin Depan Balaikota Bogor

Sosok raksasa Pohon Beringin di depan Balaikota Bogor

Pohon Beringin Angker Bogor

Pohon Beringin Di Ujung Jalan Kapten Muslihat

Pohon Beringin di Pertigaan Jalan Kapten Muslihat dan Jalan Juanda.

Nah, memang dalam budaya Indonesia, tanaman yang dikenal sebagai “The Weeping Fig” (Ara Menangis) selalu dikaitkan dengan berbagai cerita mistis. Tidak jarang disebutkan bahwa ada si Mbah ini dan itu menetap di pohon ini.

Oleh karena itu di masa lalu, di banyak tempat, sering ditemukan sesajen diletakkan di bawah pohon beringin beserta bunga 7 rupa dan dupa berisi menyan.

Oleh karena itulah, ujungnya timbul kesan pohon beringin angker, karena ada penunggunya. Banyak orang tua akan melarang anaknya untuk bermain di dekat pohon yang dalam bahasa Sunda disebut waringin ini.

Pohon Beringin Angker Bogor
Pohon Beringin di Jalan Ahmad Yani Bogor

Bisa jadi pula, kesan angker tersebut disebabkan oleh sosoknya yang besar dan raksasa. Ranting, cabang dan daunnya sangat rimbun dan membuat suasana gelap.

Mungkin, karena gelap inilah menimbulkan rasa takut dalam diri yang melewatinya. Jadilah kemudian cerita tersebar dari mulut ke mulut, “jangan lewat jalan ini ada Pohon Beringin Angker dan sudah banyak kejadian ini dan itu”. Padahal itu berasal dari rasa takut orang yang memulai cerita.

Bisa pula, kesan itu timbul karena sulur-sulur dan juga akar gantung ponon ini yang memberi kesan tanaman, yang banyak ditemukan di Asia dan Australia ini, mirip orang berjenggot seperti mbah-mbah.

Padahal kalau diperhatikan lagi, tanaman ini bisa membuat suasana teduh dan juga memberi pemandangan unik bagi yang melihat. Perhatikan saja foto-foto di artikel ini, bukankah kesannya tidak angker sama sekali.

Pohon Beringin di Jalan Paledang
Pohon Beringin Di Jalan Paledang

Tapi, memang saya juga takut untuk duduk atau berdiri di bawah Pohon Beringin di Bogor ketika hujan turun. Bukan karena keangkerannya, tetapi karena kebanyakan usia mereka sudah sangat tua.

Kondisi mereka seperti layaknya sesuatu yang sudah tua, tidak lagi sekokoh dulu. Ketika hujan angin turun, bukanlah hal yang bijaksana berteduh di bawahnya. Lebih baik saya berbasah-basahan terkena hujan.

Nah, bagaimana pendapat Anda? Betul kah Kota Bogor adalah Kota Yang Paling Menakutkan (karena banyak pohon beringinnya)?

Saya rasa tidak begitu. Buktinya 4 juta orang setiap tahunnya datang ke kota ini. Bagaimana dengan Anda?

Pohon Beringin di Istana Bogor

2 COMMENTS

  1. Avatar Sepfian Herdyanto

    Saya tidak melihat pohon beringin dari perspektif angkernya, melainkan kegunaannya bagi ekosistem kehidupan kita.

    • Yah, itu satu sudut pandang mas.. Sayangnya kan banyak yang melihat dri sudut mistisnya.. hahahaha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.