Jembatan Pemutus Cinta
Perbaikan Jembatan menuju ke Taman Astrid

Nah loh. Jembatan di Kebun Raya Bogor yang menuju ke Taman Astrid sedang dalam perbaikan. Foto tersebut diambil pada 15 Agustus 2015.

Kabar buruk?

Tidak buat penulis. Bagi banyak warga Bogor, pengerjaan perbaikan ini juga kabar baik.

Lalu masalahnya dimana?

Mungkin, hal ini bisa menjadi kabar buruk bagi Anda atau pembaca lain yang sedang menjalin hubungan kasih dengan seseorang. Kemudian, Anda diajak berjalan-jalan ke Kebun Raya Bogor.

Maka, kalau perbaikan belum selesai maka, bisa jadi akan menjadi masalah tersendiri. Masalahnya bukan karena pengerjaan ini. Melainkan dalam bentuk sebuah JEMBATAN PEMUTUS CINTA.

Jembatan Pemutus Cinta - The Broken Heart Bridge
Jembatan Pemutus Cinta – The Broken Heart Bridge

Bingung? Kalau Anda belum tahu apa efek proses perbaikan jembatan yang mengarah ke Taman Astrid tersebut, ada baiknya Anda meluangkan waktu untuk membaca Kebun Raya Bogor – Tempat Mana Yang Menarik?

Kalau masih belum jelas juga, nah izinkan LOVELY BOGOR menceritakan sedikit.

Kebun Raya Bogor itu sebenarnya terdiri dari dua bagian. Bagian yang pertama, bagian yang didirikan di tahun 1817, berada di sebelah Barat Sungai Ciliwung. Kemudian, bagian kedua, yaitu area pengembangan atau penambahan, dibangun tahun 1927, berada di sebelah Timur sungai.

Masalahnya, untuk mengelilingi atau menuju ke berbagai tempat yang ada di Kebun Raya Bogor, pengunjung harus melewati salah satu dari 4 jembatan yang ada. Yang paling Utara, berdekatan dengan Sempur, ada Jembatan Surya Lembayung dan sebuah jembatan gantung. Satu lagi, yang ada di dalam foto, sedang diperbaiki.

Jembatan Pemutus CintaNah, yang terakhir, ada di sebelah Selatan, berseberangan dengan Pasar Bogor dan Gerbang Masuk Utama. Itulah yang dikenal dengan Jembatan Pemutus Cinta. Sulitnya, mayoritas pengunjung masuk melalui gerbang ini.

Hal itu berarti, kalau Anda dan kekasih hendak menuju ke Taman Astrid dan bagian Timur Kebun Raya Bogor, maka pilihannya tinggal berjalan jauh ke Utara. Pilihan yang mungkin tidak akan disukai adalah melewati Jembatan Pemutus Cinta yang disebutkan tadi.

Beranikah Anda melewatinya?

Apa itu Jembatan Pemutus Cinta?

Mungkin kalau cerita terkait jembatan ini belum pernah sampai ke telinga, maka perhitungan Anda akan berbeda. Hanya saja, dengan santernya kisah-kisah terkait jembatan ini, sulit rasanya untuk tidak timbul pertimbangan dalam hati, bila Anda bersama kekasih hendak melewatinya.

Cerita yang berkembang di masyarakat terkait dengan jembatan ini adalah bahwa apabila sepasang kekasih melewati jembatan ini, maka jalinan kasih mereka akan kandas di tengah jalan. Hubungan akan berhenti sepulang Anda dari Kebun Raya Bogor.

Itulah mengapa jembatan berwarna merah ini mendapatkan julukan sebagai Jembatan Pemutus Cinta. Tempat ini dianggap bertanggung jawab terhadap hancurnya banyak kisah percintaan.

Sejak kapan kisah tersebut beredar dan disematkan pada jembatan gantung ini, tidak ada yang bisa mengatakan persis. Meskipun demikian, kisah tersebut sudah penulis dengar bahkan di tahun 1970-an, ketika penulis pindah pertama kali ke Bogor.

Berarti sudah puluhan tahun kisah tersebut beredar.

Padahal kalau diperhatikan, tidak ada sesuatu yang istimewa pada bangunan fisik Jembatan Pemutus Cinta ini. Bentuknya tidak berbeda dengan layaknya sebuah jembatan gantung.

Jembatan Pemutus Cinta
Bentangan Jembatan Pemutus Cinta

Tidak ada penopang di bagian bawah , jembatan seperti tergantung pada utasan kawat besi. Pijakan untuk orang yang lewat terbuat dari besi juga. Panjang mencapai 20-25 meter dengan lebar kurang dari satu meter. Sama sekali tidak ada yang istimewa dan mencerminkan bahwa jembatan ini bisa memutuskan hubungan antar manusia.

Masalahnya, beberapa rekan penulis sendiri pernah bercerita tentang kandasnya hubungan asmara mereka kandas setelah melewati jembatan gantung ini. Meskipun tidak menyalahkan sang jembatan tak berdosa, kisah tersebut seperti meyiramkan bensin ke api yang membara. Kisah yang selama ini beredar seperti mendapatkan sesuatu sebagai pembenaran.

Jadilah kisah-kisah tersebut semakin kuat mengakar. Buktinya sangat banyak pasangan kekasih yang memilih memutar lebih jauh daripada harus melewati Jembatan Pemutus Cinta.

Jadi Jembatan Pemutus Cinta itu Mitos atau Realita?

Nah, Anda pasti ragu setelah membaca kilasan cerita di atas yah? Yah, penulis maklum, rasa sayang Anda pada kekasih lah yang membuat Anda merasa ragu.

Jembatan Pemutus Cinta
Ujung Timur Jembatan Pemutus Cinta

Keputusan apakah berani atau tidak melewati Jembatan Pemutus Cinta ada di tangan Anda berdua. Meskipun demikian, sebagai gambaran, Lovely Bogor akan memberikan beberapa pertanyaan yang mungkin bisa membantu menjawab tentang mitoskah? atau realita kah Jembatan Pemutus Cinta tersebut?

a) Apakah pengelola Kebun Raya Bogor kekurangan pekerjaan sehingga menampung curhat para pengunjung yang putus jalinan kasihnya setelah melewati Jembatan Pemutus Cinta ? Jawabnya, tidak mungkin. Yang patah hati sudah pasti sedang bete berat dan terlalu sedih untuk sekedar laporan. Lagipula, kalau nekat memberi laporan, petugas pasti akan senyum-senyum sendiri mendengarkannya.

b) Tanpa melewati jembatan jenis supension bridge inipun tiap hari puluhan ribu orang patah hati alias putus hubungan dengan kekasihnya. Benar kan?

Nah, masih kah Anda merasa ragu untuk melewatinya? Atau Anda akan tetap memilih memutar. Ingat ya, jembatan Surya Lembayung itu berjarak hampir 1 kilometer dari Jembatan Pemutus Cinta.

Tidak masalah sih, kan berarti lebih lama dengan si dia. Tapi, lumayan pegal juga itu kaki. Semua pilihan Anda berdua.

Bagaimana dengan yang sudah menjadi suami istri, apakah berbahaya melewati Jembatan Pemutus Cinta? Selama Anda tidak bermain-main di atas jembatan seperti menjulurkan badan ke arah sungai atau melompat-lompat. Tidak berbahaya.

Penulis beserta istri beberapa kali melewati Jembatan Pemutus Cinta ini. Hasilnya, ya tidak ada masalah apa-apa.

Pandangan penulis sendiri tentang Jembatan Pemutus Cinta sebenarnya sudah terlihat pada judul tulisan ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.