Jalan Dadali Bogor
Pedagang Hias Di Jalan Dadali Bogor

Jalan Dadali bisa dikata merupakan salah satu bagian dari kota Bogor yang paling menarik (untuk saya setidaknya).

Pertama, disini jarang terjadi kemacetan. Tentu saja sekali dua mengalami juga nasib yang sama dengan jalan-jalan lain di kota hujan. Hanya frekuensinya sangat sedikit.

Yang kedua, sebagai seorang yang menggemari tanaman hias, jalan ini tentu mempunyai tempat tersendiri bagi saya. Alasannya karena di sepanjang jalan ini berjejer pedagang tanaman hias dan ornamen taman.

Dari pangkal sampai (hampir) ujung, bisa terlihat pemandangan berwarna-warni dari tanaman hias yang dijajarkan. Ada yang digantung , ada yang diletakkan di bawah, dalam pot atau hanya di polybag.

Keberadaan para pedagang hias disini sulit dijelaskan kapan mulainya. Hanya bahkan di-akhir tahun 1970-an mereka sudah ada disini.

Deskripsi singkat tentang jalan Dadali

Jalan Dadali Bogor
Jalan Dadali Menuju Ke Arah Warung Jambu

Titik awalnya ada di pertigaan pertemuan jalan ini dengan jalan Pemuda dan jalan Kebon Pedes. Ada sebuah replica kecil tugu kujang yang menjadi penanda. Panjangnya hanya sekitar 1000-1200 meter saja dan berakhir di pertemuan dengan jalan Ahmad Yani menuju Warung Jambu.

Jalan ini merupakan jalan satu arah dan bisa disebut kelanjutan dari jalan Pemuda.

Nama Dadali sebenarnya melambangkan ke-Indonesia-an. Dadali dalam bahasa Indonesia berarti burung Garuda. Lagu Manuk Dadali karya Sambas Mangundikarta , dalam syairnya menjelaskan bahwa Manuk Dadali sebagai perlambang dari ke-Indonesia-an.

Syair lengkap lagu Manuk Dadali

Mesat ngapung luhur jauh di awang-awang
Meberkeun jangjangna bangun taya karingrang
Sukuna ranggaos reujeung pamatukna ngeluk
Ngapak mega bari hiberna tarik nyuruwuk
Saha anu bisa nyusul kana tandangna
Gandang jeung pertentang taya bandingannana
Dipikagimir dipikaserab ku sasama
Taya karempan kasieun leber wawanenna
chorus

Manuk Dadali manuk panggagahna
Perlambang sakti Indonesia Jaya
Manuk Dadali pangkakon carana
Resep ngahiji rukun sakabehna

Hirup sauyunan tara pahiri-hiri
Silih pikanyaah teu inggis bela pati
Manuk dadali ngandung siloka sinatria
Keur sakumna Bangsa di Nagara Indonesia

Selain itu nama jalan Dadali yang merupakan nama sebuah burung merupakan penyesuaian dengan nama berbagai jalan di sekitarnya. Di sebelah kanan jalan terdapat perumahan yang nama jalannya semua memakai nama burung, seperti jalan Heulang (Elang), Merak dan lain sebagainya.

Apa yang bisa ditemukan di jalan Dadali?

Jalan Dadali Bogor
Pedagang Tanaman Hias Di Jalan Dadali

Ada beberapa tempat yang penting untuk diketahui terutama bagi anda yang baru saja tinggal di Bogor. Tempat-tempat tersebut adalah

  • Kantor Pajak Pratama
    Sekolah Menengah Pertama Negeri V Bogor
  • Sebuah SPBU
  • Kafe Harly

 

Pedagang Tanaman Hias Jalan Dadali

Para pedagang memanfaatkan lahan yang ada di sebelah kiri jalan Dadali yang berbatasan dengan rel kereta. Lahan yang terpakai oleh mereka mulai dari pertigaan Kebon Pedes (sampai (hampir) mendekati ujung . Ada kata hampir karena terpotong sebuah pangkalan bis dan sebuah SPBU.

Jumlahnya mencapai belasan lapak dimana sepetaknya berukuran antara 3×5 sampai 3×10. Masing-masing dimiliki oleh pedagang yang berbeda.

Pedagang tanaman hias disini menjual bukan hanya sekedar tanaman hias. Mereka juga menyediakan bermacam ornament taman , seperti air mancur kecil, atau patung. Tersedia juga pupuk atau media tanam jadi dan siap pakai. Berbagai jenis pot juga tidak luput disediakan.

Jalan Dadali Bogor

Tanaman hias yang diperdagangkan disini juga bervariasi. Mulai dari tanaman perdu murah atau rumput-rumputan seharga Rp. 1000 per polybag sampai yang harganya ratusan ribu rupiah perpot. Berbagai jenis aglaonema, anthurium atau Adenium yang pernah jaya di negeri ini sudah banyak tersedia.

Bila memang dikehendaki, pedagang-pedagang ini juga menyediakan jasa untuk membuatkan taman anda. Harga akan tergantung pada taman apa yang anda mau buat untuk rumah anda.

Di dekat pangkalan bis terdapat sebuah toko yang menyediakan berbagai jenis pot keramik atau bahan-bahan dari tembikar.

—–

Para pedagang tanaman hias di jalan Dadali sebenarnya bisa dikategorikan sebagai pedagang kaki lima. Hanya berbeda dengan jenis pedagang kaki lima yang banyak menambah kesemrawutan disini justru sebaliknya.

Jalan Dadali BogorKeberadaan para pedagang disini justru seperti membantu dalam menghijaukan kota. Pemandangan yang bisa dilihat disini membuat jalan Dadali terkesan teduh dan indah. Warna-warni dari tanaman hias membuat sejuk mata yang memandang. Bandingkan dengan jalan yang berdekatan dengan Pasar Anyar.

Selain jalan Dadali. ada beberapa jalan lain sejenis di Bogor seperti jalan Pajajaran dan jalan Sumeru. Kesemuanya memberikan kesan yang sama.

Bagi anda yang baru saja pindah ke Bogor , jalan Dadali harus dimasukan sebagai tempat yang harus didatangi. Itu kalau anda mau mempercantik penampilan halaman rumah anda.

—-

Cara menuju Jalan Dadali :

Ada beberapa angkot yang melewati jalan ini kalau anda tidak membawa kendaraan pribadi. Angkot no 16 Merah , 07 Biru akan memasuki jalan ini dari arah Jalan Kebon Pedes. Sedangkan angkot no 07 Merah dan 08 Biru akan melintasi jalan ini dari arah jalan Sudirman.

Hanya satu arah lho, atau kalau dari arah Warung Jambu, maka anda bisa turun di jalan Merak depan Kantor Agraria Bogor, lalu lanjutkan dengan berjalan kaki di sepanjang jalan Merak.

Bagi anda yang ingin berbelanja tanaman disini, angkot-angkot yang melintasi jalan ini bisa dicarter atau disewa keluar trayek. Tarifnya berdasarkan negosiasi tergantung tujuan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.