Kalau mengikuti analagi :

Ojeg + Aplikasi Android ==> Go Jek / Grab Bike

Mobil Pribadi / Taxi + Aplikasi Android ==> Grab Car / Grab Taxi

Mungkinkah kita bisa memakai analogi yang sama untuk angkutan lain. Bisakah

Delman + Aplikasi Android ==> Go Delman

Becak + Aplikasi Android ==> Go Becak

Sais Delman di Jalan Juanda

Toh, sama-sama angkutan umum. Smartphone juga bukan lagi barang langka dan tak terjangkau oleh sais delman atau tukang becak.

Bukan sebuah pemandangan aneh lagi, kalau mereka, yang “katanya” berpenghasilan rendah juga sudah biasa berkomunikasi menggunakan smartphone.

Sais Delamn dan smartphone
Sais Delman bermain smartphone

Kota Bogor selalu penuh dengan polusi dan kemacetan, terutama di hari Sabtu dan Minggu. Pelancong, turis, wisatawan yang datang banyak sekali yang membawa kendaraan sendiri.

Mungkin, kalau wacana Walikota Bogor untuk membuat mereka memarkirkan kendaraan di beberapa titik masuk Bogor bisa berjalan, maka dibutuhkan angkutan yang bisa fleksibel. Angkutannya juga harus memberikan nuansa tersendiri khas Bogor.

Angkot terlalu umum dan tidak akan menyenangkan kalau dipakai berwisata. Tidak ada ciri khas dan tidak unik sama sekali.

Ojeg, kapasitas kecil dan suka sradak sruduk khas pemotor di Bogor. Juga terlalu cepat. Pelancong butuh yang lebih lamban agar mereka bisa berlama-lama menikmati suasana Kota Bogor.

Delman dan Becak adalah dua kendaraan yang lamban. Kecepatan mereka tergantung berapa banyak energi yang masuk ke perut kuda atau si abang becak.

Tukang Becak di Jalan MA Salmun Bogor
Becak di Bogor

Nah, kalau saja ada aplikasi Go Delman atau Go Becak, pelancong kan bisa saja memesan becak / delman tanpa harus mencari kesana kesini. Sudah pasti namanya pelancong/turis iitu jarang yang mau capek dan harus dilayani.

Jadi mereka bisa saja memanggil abang delman dan becak melalui smartphone mereka. Setelah mobil mereka terparkir, tinggal naik becak atau delman.

Kalau bisa dijalankan, menguntungkan semua pihak. Yang pasti juga bisa membantu mencegah kepunahan dua jenis angkutan tradisional ini.

Mengurangi polusi CO dari kendaraan bermotor juga keuntungan lainnya.

Cuma memang pasti ruwet karena harus merubah beberapa aturan di Kota Bogor. Becak dibatasi pergerakannya oleh peraturan di kota ini. Harus dilakukan beberapa rekayasa arah dan pelonggaran pembatasan-pembatasan.

Eh, maaf jadi melantur.

Setelah dipikir lagi, rasanya sulit untuk mengharapkan seseorang mau menanamkan modal untuk membuat aplikasi Go Delman and Go Becak ini. Seperti menentang arus kemajuan.

Juga, sepertinya,  tidak akan mengundang banyak iklan dan peminat.

Becak di Kota BogorYa sudahlah. Mungkin memang itu yang diharapkan bahwa delman dan becak akan menghilang secara perlahan.

Kecuali, Anda berminat membuat aplikasinya. Siapa tahu bisa sukses seperti Go Jek atau Grab Car. Bagaimana? Berminat?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.