Gereja Zebaoth Bogor
Gereja Zebaoth Bogor yang dikenal sebagai gereja ayam

Koningin Wilhelmina Kerk, sebuah nama yang sangat asing bahkan bagi banyak warga Bogor. Hanya saja, begitu ditanyakan Gereja Ayam anda akan dirujuk ke sebuah tempat. Kalau anda mengikuti arahan yang diberikan anda akan sampai ke sebuah tempat ibadah bernama Gerea Zebaoth.

Sebelum anda misuh-misuh dan menuduh si pemberi arahan telah memberikan penjelasan yang salah, ada bagusnya anda membaca cerita berikut ini.

Sejarah Gereja Zebaoth Bogor

Di awal abad ke-20, Indonesia sudah menjadi sebuah tujuan wisata atau kunjungan dari bangsa-bangsa dari belahan dunia lain. Pengunjung-pengunjung yang datang mayoritas berasal dari benua kulit putih alias Eropa.

Gereja Zebaoth Bogor
Patung Ayam jantan di atas gereja Zebaoth Bogor

Selain Batavia , atau Jakarta saat ini , sebuah kota lain yang sering dijadikan tujuan adalah Bogor, si kota hujan.

Peningkatan kunjungan ini membuat pemerintah kolonial Belanda saat itu, melihat kebutuhan terhadap sarana dan prasarana terus meningkat. Salah satu kebutuhan yang dirasakan perlu adalah masalah pemenuhan kebutuhan rohani.

Pada saat itu sarana kebutuhan rohani hanya bisa dipenuhi oleh keberadaan beberapa kapel atau gereja kecil yang tersebar. Pemakaiannya pun masih berbaur antara pribumi dan juga kaum pendatang berkulit putih.

Dengan tujuan itulah pada tahun 1920, di bulan Januari, peletakan batu pertama sebuah gereja yang terletak di dekat Istana Bogor dilakukan. Yang memulai pembangunan tempat ibadah ini adalah J.P. Graaf Van Limburg Stirum, Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-61.

Lokasi yang dipilih berada di dekat Istana Bogor, tepatnya di gerbang masuk istana yang ada di jalan Juanda Bogor.

Setelah selesai di tahun yang sama, gereja ini dinamakan sebagai Koningin Wilhelmina Kerk alias Gereja Ratu Wilhelmina. Ciri khas gereja ini sama dengan berbagai gereja lainnya adalah figur ayam jantan bertengger di atap menaranya.

Gereja Zebaoth ini akhirnya menjadi sebuah gereja yang khusus melaksanakan misa bagi pejabat-pejabat kolonial Belanda . Selain itu warga Eropa selain Belanda juga diperkenankan untuk mengikuti kebaktian di gereja ini.

Sedangkan untuk warga pribumi, mereka dialihkan ke berbagai gereja atau kapel lain yang ada di Bogor.

Gereja Zebaoth Bogor
Penampakan Gereja Zebaoth Bogor atau Gereja ayam dari muka

Pada tahun 1942, setelah kekalahan Belanda dari Jepang di Indonesia, gereja ini diserahkan oleh Gubernur Jenderal Heinz Teer Porten kepada penguasa baru Hindia Belanda.

Setelah kekalahan Jepang di tahun 1945, gereja Zebaoth berpindah tangan lagi kembali ke tangan negara pendirinya, Belanda. Meskipun demikian hal tersebut tidak berlangsung lama.

Di tahun 1948 , Gereja Zebaoth diserahkan kepada GPIB atau Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat . Itulah terakhir gereja ini berada di tangan bangsa asing.

Meskipun demikian, kebiasaan menggunakan bahasa Belanda dalam misa dan kebaktian di gereja ini tidak serta merta musnah. Gereja Zebaoth tetap melakukan misa dalam bahasa BelandaKebaktian dalam bahasa Belanda masih terus berlangsung hingga tahun 1962.

Begitu pula namanya, nama resmi Gereja Zebaoth baru disematkan pada bangunan ini pada tahun 1985.

Lalu kaitannya dengan Gereja Ayam?

Sebenarnya nama ini bukanlah nama resmi gereja ini. Ini adalah sebutan dari warga Bogor.

Mungkin karena namanya sulit untuk diucapkan, warga Bogor mengambil ciri khas gereja ini sebagai panggilan. Kebetulan sosok ayam jantan di puncak menaranya adalah hal yang paling terlihat.

Dari sinilah istilah gereja ayam melekat hingga saat ini pada Gereja Zebaoth Bogor ini.

———

Nah, kalau anda sudah berprasangka buruk kepada si pemberi arahan, silakan meminta maaf.

Tidak salah kok arahannya karena Gereja Zebaoth memang memiliki sebuah sejarah yang cukup panjang. Tempat ini juga pernah memiliki 1 nama asli, 1 nama julukan dan 1 nama resmi

Panjangnya sejarah tempat ini membuatnya dijadikan sebagai sebuah cagar budaya kota Bogor.

Meskipun sebagai cagar budaya, Gereja Zebaoth masih tetap menjalankan fungsinya sebagai sebuah tempat ibadah. Tempat ini ramai dikunjungi jemaah di setiap hari Minggu.

——-

Cara Menuju Gereja Zebaoth Bogor

Bila anda ingin melihat gereja ayam ini, caranya sama dengan kalau anda ingin menuju jalan Juanda Bogor. Tentu saja karena alamat resmi Gereja Zebaoth adalah Jalan Juanda no 3 Bogor.

Ataupun bila anda ingin berjalan kaki menuju tempat ini, bisa saja dilakukan. Silakan lihat Menuju Kebun Raya dengan berjalan kaki.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.