Foto Pacar di Jembatan Putus Cinta Kebun Raya Bogor? Berani?

Beranikah Anda? Untuk membuat foto pacar di Jembatan Putus Cinta Kebun Raya Bogor?

Jembatan ini sebenarnya hanya salah jembatan gantung yang terletak di sebelah Selatan kebun botani itu alias yang searah dengan Pasar Bogor atau Pintu Utama. Lokasinya tersambung dengan Taman Meksiko.

Ada satu jembatan yang merupakan kembaran di sebelah Utara, dekat Makam Mbah Jepra, tapi bukan yang ini yang dikenal dengan mitos penyebab patah hatinya.

Berani Foto Pacar di Jembatan Putus Cinta Kebun Raya Bogor
Tri Trisdiyanti – Jembatan Putus Cinta Kebun Raya Bogor

Nah, Jembatan Putus Cinta terkenal dengan mitos kalau pasangan yang melewatinya tidak berapa lama akan putus hubungan.

Banyak cerita bersliweran tentang sebab musabab. Meskipun demikian, ada satu cerita yang entah benar atau tidaknya adalah disanalah seorang noni Belanda memutuskan bunuh diri karena hubungannya dengan seorang pria pribumi tidak direstui.

Katanya, jiwa sang noni penasaran itu “mengutuk” tempat itu agar pasangan yang berani lewat akan bernasib sama dengan dirinya.

Benar tidaknya, tidak tahu juga. Tetapi, beberapa pembaca Lovely Bogor mengatakan mereka mengalami putus cinta setelah lewat jembatan itu. Satu dua lainnya pernah meminta rute jalan-jalan yang lain, selama tidak melewati si Jembatan Putus Cinta.

Beranikah memotret pacar Anda disini?

Berani Foto Pacar di Jembatan Putus Cinta Kebun Raya Bogor 2
Tri Trisdiyanti di Jembatan Putus Cinta KRB, 2018

Padahal, sebagai seorang penggemar fotografi, saya merasa kalau jembatan ini merupakan salah satu spot yang bisa menghasilkan foto yang bagus dan menarik.

Cat jembatan yang berwarna merah kontras dengan latar belakang hijau Kebun Raya Bogor. Besi jembatan bisa memberikan leading line yang mengarah ke subyeknya.

Apalagi kalau memotretnya di pagi hari. Tambahan sinar matahari yang menembus celah dedaunan akan menambah dramatis fotonya.

Hanya perlu mood pemotretnya saja, yang tentunya tidak susah didapat kalau memotret pacar sendiri. Rasa sayang pasti tersampaikan lewat kamera.

Cuma, beranikah Anda secara tidak langsung membuktikan kebenaran dari mitos tadi?

Mari Berbagi