Apa yang bisa didapat ketika nongkrong di jalanan? Jawabnya tergantung! Ya. Tergantung orangnya. Jawabannya bisa sangat beragam.

Tetapi, kalau seorang penggemar fotografi (seperti saya ini) mondar-mandir di ujung Jalan Ahmad Yani Bogor, maka hasilnya seperti ini.

Gardu Taman Air Mancur

Ujung Jalan Ahmad Yani
Gardu Taman Air Mancur

Walau tidak berada di Jalan Ahmad Yani, karena lokasinya berhimpitan, gardu penyalur air ini bisa dianggap berada di ujungnya.

Kondisinya ketika dilihat Minggu pagi yang lalu adalah seperti ini. Dengan kombinasi langit biru sebagai latar belakang, sulit untuk tidak bilang indah. Tidak terbayang bahwa area di sekitarnya padat dengan lalu lintas setiap harinya.

(Baca tentang bangunan ini di : Gardu Taman Air Mancur)

Sinar Matahari Menembus Rimbunnya Pohon Kenari

Sinar Matahari di Ujung Jalan Ahmad Yani

Jalan Ahmad Yani Bogor
Jalan Ahmad Yani

Bukan tempat wisata. Hanya ujung jalan Ahmad Yani saja. Tetapi, jalan yang saya kategorikan sebagai salah satu dari 7 Jalan Berpemandangan Indah di Bogor, berada dalam kondisi terbaiknya.

Rumah Tua Bergaya Belanda

Rumah Tua Di Ujung Jalan Ahmad Yani

Rumah Tua di Ujung Jalan Ahmad Yani

Mudah-mudahan siapapun pemilik rumah ini tidak melakukan renovasi total terhadap bangunan ini.

Rumah bergaya arsitektur masa lalu ini merupakan harta yang sangat tidak ternilai bagi Kota Bogor.

Pesepeda

Jalan Ahmad Yani Bogor

Ujung Jalan Ahmad Yani

Jarang-jarang pesepeda mendapatkan tempat di jalan raya. Biasanya akan tertekan oleh pesepeda motor dan angkot. Tapi tidak di Minggu pagi.

Jalan Ahmad Yani menuju Kawasan Tanpa Kendaraan Bermotor, yaitu Jalan Sudirman. Jadi banyak sekali pesepeda melintas dengan berbagai macam gayanya.

Sesama Pe-nongkrong

Nongkrong di Jalan Ahmad Yani Bogor

Pemakaian katanya aneh. Rasanya tidak ada kata pe-nongkrong dalam KBBI. Tapi, tidak apalah dipakai untuk kali ini saja.

Rupanya ada juga orang yang melakukan seperti yang saya lakukan. Nongkrong di ujung Jalan Ahmad Yani, meskipun ia tidak membawa kamera. Jelas bukan penggemar fotografi.

——-

No editting, kawan! Foto-foto ini hanya diperkecil saja tanpa melalui post processing dengan software lainnya.

Tidak heran kalau Kang Rudy Sempur mengatakan Bogor Itu Terindah – Lensa Dari Tanah Rantau.

Anda boleh tidak setuju.

Pada kenyataannya kamera tidak berbohong. Lensa kamera hanya merekam apa yang dilihatnya. Kalau melihat yang seperti ini, saya akan sependapat dengan Kang Rudy.

Bogor itu indah.

3 COMMENTS

  1. Wah, ada nama saya disebut disini rupanya… hehehe… Hanupis kang 🙂

    • Suhu.. hahaha.. atuh kang sama pandangannya. Bogor itu indah

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.