Betulkah Tidak Ada Lagi Pedagang Di Car Free Day Bogor Versi Baru

Car Free Day Bogor adalah sebuah event mingguan yang sebenarnya menarik dan disukai oleh warga Kota Bogor. Sayangnya, dalam pelaksanaannya terjadi pergeseran yang membuatnya pada saat bersamaan dibenci oleh bagian lain dari warga Kota Hujan ini.

Permasalahannya terletak dari semakin banyaknya pedagang yang menjamur dan memenuhi area dimana Hari Bebas Kendaraan ini dilaksanakan, yaitu Jalan Sudirman, salah satu jalan protokol. Car Free Day bukan lagi sebagai ajang untuk berolahraga dan menghirup udara segar yang semakin susah di kota itu. Justru, ajang itu menjadi tempat untuk berbelanja, mencari sarapan, dan mencari nafkah.

Seruan agar Car Free Day Bogor ditiadakan banyak dikumandangkan oleh berbagai instansi dan juga warga Bogor. Selain karena penutupan jalan yang menyebabkan kemacetan, juga karena hasil yang didapat tidak seperti tujuan awalnya.

Itulah salah satu alasan mengapa walikota Bogor, Bima Arya memanfaatkan datangnya bulan Ramadhan 2019 yang lalu, sempat menghentikan sementara ajang ini. Setelah Lebaran selesai di awal bulan Juni 2019 yang lalu, ajang ini tidak langsung diadakan.

Banyak warga Kota Bogor yang mengira kalau ajang yang kerap disebut CFD ini akan dihentikan selamanya.

Rupanya, hal itu tidak terjadi.

Betulkah Tidak Ada Lagi Pedagang Di Car Free Day Bogor Versi Baru001
Dari Instagram Resmi Pemkot Bogor

Car Free Day Bogor ternyata diadakan lagi mulai tanggal 23 Juni 2019 yang lalu dan sampai tanggal 21 Juli 2019 tidak ada tanda-tanda akan dihentikan lagi.

Menurut berbagai sumber media, disebutkan bahwa sang walikota yang lulusan SMA Negeri 1 Bogor itu telah berkoordinasi untuk mengembalikan ajang CFD ke tujuan awalnya. Ia meminta agar semua jajaran yang terkait dengan pengadaan event ini untuk menertibkan hal-hal yang tidak berkaitan dengan tujuan diadakannya CFD. Dalam hal ini adalah banyaknya pedagang kaki lima yang menggunakan ajang ini untuk mengais rejeki.

Pertanyaannya betulkah Car Free Day Bogor versi baru ini sudah benar-benar bersih dari pedagang kaki lima (tentunya selain yang tokonya berada di jalan ini) ?

Mungkin beberapa foto yang diambil pada 21 Juli 2019 yang lalu bisa menjawab pertanyaan tersebut.

Pedagang Kaki Lima di Trotoar Jalan Sudirman Bogor Saat Hari Bebas Kendaraan Bermotorapakah memang diizinkan berdagang di trotoar selama car free day bogorapakah memang diizinkan berdagang di trotoar selama car free day bogorPedagang Kaki Lima di Trotoar Jalan Sudirman Bogor Saat Hari Bebas Kendaraan Bermotorapakah memang diizinkan berdagang di trotoar selama car free day bogorYap, jawabannya adalah pedagang kaki lima masih tetap ada dan berjualan di area Car Free Day. Mereka masih bisa ditemukan hampir di sepanjang area tersebut.

Bedanya adalah posisinya saja.

Mereka tidak lagi berada di badan jalan yang menjadi arena CFD. Tetapi, terlihat sekali masih cukup banyak pedagang yang menggelar lapaknya di sekitar area yang berada di pinggir trotoar.

Meski ada yang sesekali juga melintas di area ajang atau memakai teknik “kamuflase” agar tidak terdeteksi oleh para satpol PP yang berjaga disana.

Memang agak berbeda. Ruang Car Free Day Bogor terasa lebih lega bagi mereka yang hendak berjalan-jalan atau berolahraga. Pesepeda bisa lalu lalang lebih leluasa dan yang hendak jogging pun terlihat lebih mudah mengayunkan kakinya karena tidak terhalang oleh lapak para pedagang.

Tetapi, pedagang kaki lima masih tetap ada.

Apakah memang hal ini diizinkan atau tidak, entahlah, tanya saja pak satpol PP. Saya hanya menikmati sebuah hal rutin yang cukup menyenangkan sebagai seorang blogger yang membahas tentang kota ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.