Jalan Dewi Sartika Bogor bukanlah sebuah tempat wisata, tetapi herannya tempat tersebut banyak menarik perhatian.

Bahkan buat saya sendiri. Sebenarnya malas untuk berjalan kaki di sepanjang jalan ini.

Tidak ada trotoar, mungkin ada tetapi sudah tertutup oleh pedagang kaki lima. Penuh dengan kios-kios pedagang kaki lima yang bahkan memakai bahu jalan. Angkot ngetem sembarangan. Jejeran parkiran motor, becak dan lain-lain menyita bagian lain jalan ini

Belum ditambah semrawutnya arus lalu lintas disini.

Berjalan Kaki Di Jalan Dewi Sartika

Menyebalkan? Ya. Sangat. Apalagi ditambah suasana gersang karena kurangnya pohon peneduh membuatnya sangat tidak “pedestrian friendly” alias “ramah pejalan kaki”.

Berjalan Kaki Di Jalan Dewi Sartika Bogor

Tempat ini menarik perhatian, memang betul. Kehadiran ratusan pedagang kaki lima seperti jejeran gula yang menarik semut. Ribuan pembeli tak segan berhenti untuk melihat-lihat. Efeknya, ya semakin ruwet dan semrawut lah jalan Dewi Sartika.

Berjalan kaki Di Jalan Dewi Sartika Bogor

Bagi saya sendiri, walau merasa sangat tidak nyaman berjalan kaki disini, tetapi bagaimanapun ini adalah salah satu bagian dari Bogor.

Tidak semua bagian Bogor itu indah. Banyak pula yang kacau balau dan membuat tidak nyaman, bukan hanya bagi pengunjung atau turis tetapi juga bahkan bagi warga Bogor sendiri.

Berjalan Kaki Di Jalan Dewi Sartika Bogor

Tetapi, disini ada kehidupan. Sebagian kehidupan yang mungkin tidak menyenangkan tetapi merupakan realita dan kenyataan. Tidak indah, tidak nyaman dan tidak menyenangkan.

Karena itu saya tidak akan menyarankan Anda, kalau memang tidak ada keperluan di daerah tersebut untuk mencoba berjalan kaki di Jalan Dewi Sartika Bogor. Terus terang tidak akan menyenangkan.

Kecuali.. kecuali memang Anda tertarik untuk berbelanja di kios-kios pedagang kaki lima di kawasan tersebut sekedar merasakan sensasi bertualang, saya akan persilakan.

Berjalan Kaki Di Jalan Dewi Sartika Bogor

Apakah saya akan kembali kesini? Itulah herannya. Ya, jelas saya akan kembali menyusuri jalan ini suatu waktu nanti. Setelah mencoba berjalan kaki menyusuri jalan sepanjang kurang lebih 1 kilometer ini, banyak hal menarik untuk dipelajari dan kemudian dijadikan bahan tulisan.

Hanya, itu nanti. Untuk sementara ini, cukuplah dulu memberikan gambaran sekilas tentang jalan Dewi Sartika Bogor.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.