Reuni Amoeba
Amoeba SMA Negeri 1 Bogor 1988-1989

Kau Bercanda Lucunya.. Yang Lain Pun Tertawa … Seakan Saja Cerita Dan Canda Kita ..Tiada Habisnya… (Bait pertama lagu Nostalgia SMA)

Dua Puluh Delapan tahun yang lalu dari saat tulisan ini dibuat tahun 2015, di sebuah ruang kelas berdinding kayu di Jalan Juanda no 16 Bogor, 52 orang anak muda memulai cerita ini.

Di dalam kompleks bangunan yang berdiri pertama kali tahun 1946 dan sekarang menjadi salah satu cagar budaya Kota Bogor, 29 orang siswa wanita dan 23 orang pria dipertemukan oleh takdir melalui tangan para guru, untuk menjalani 2 tahun masa remaja mereka bersama. Suka atau tidak suka sudah diputuskan.

Baca juga : SMA Negeri 1 Bogor – Cagar Budaya? Kenangan?

Oleh sekolah dimana mereka bernaung, kelompok tersebut dinamakan sebagai “Biologi 3”. Nama yang diambil dari jurusan yang dipilih mereka dan kelas no 3. Meskipun demikian, ke 52 remaja masa itu bersepakat untuk menyebut kelas mereka sebagai AMOEBA singkatan dari Anak Moeda Biologi Tiga.

Lambang yang dipilih bagi kelas tersebut adalah Amuba, binatang bersel satu dan dianggap ciri sebagai ilmu biologi, sesuai dengan jurusan yang akan dijalani. Disanalah tulisan ini berawal.

Reuni Amoeba
Amoeba SMA Negeri 1 Bogor 1988-1989

Dalam kelas yang jauh dari kesan modern. Tidak jarang pula harus berdesakan di dalam kelas “gerbong” di SMA Negeri 1 Bogor. Ke 52 remaja ini menjalani hari-hari penuh dengan berbagai hal.

Ada canda dan tawa. Ada sedih dan airmata. Ada kesal dan cemberut mewarnai hari demi hari. Ada yang setiap hari penuh semangat mendengarkan pelajaran. Ada pula yang dengan semangat meninggalkan rumah ke sekolah hanya demi bermain. Ada yang mengejar nilai. Ada pula yang sekedar memenuhi absen dan daftar hadir. Ada yang tenang mendengarkan penjelasan guru, tidak sedikit yang berbisik dan berceloteh.

Pertengkaran tidak terelakkan. Adu argumentasi dan selisih paham bukanlah hal yang aneh. Layaknya anak muda , jalinan asmara tidak bisa tidak akan tetap ada. Ada cinta yang terungkap, terbalas atau tidak terbalas. Ada pula yang disimpan rapat dalam hati dan tak terucapkan. Reuni Amoeba

Yang pasti, meskipun tidak serta merta disadari, sebuah rasa lain teranyam erat selama dua tahun. Namanya solidaritas. Berbagai masalah selama dua tahun terpecahkan bersama. Berbagai kenangan terlahir dalam masa yang tidak panjang tersebut. Hingga akhirnya sang waktu juga menentukan.

Saat perpisahan pun tiba. Tahun 1989, itulah akhir kebersamaan dari ke-52 orang tersebut. Perasaan sedih tidak terelakan. Jalinan kesetiakawanan yang terajut selama dua tahun harus berakhir. Memandang orang-orang yang telah begitu dekat pergi terasa sangat menyesakkan.

Perasaan bahagia timbul disisi lain melihat berbagai kemungkinan dan dunia yang lebih luas menanti. Masa remaja akan segera berakhir dan masa dewasa menjelang. Ke-52 orang tersebut berpisah tanpa janji dan tanpa kepastian kapan bisa berkumpul kembali.

Ada Yang Saling Cinta…. Bermesra Di Sekolah…. Selalu Berdua Berjalan Di Sela-sela…..Rumput Sekolah Kita….Oh Indahnya…. (Nostalgia SMA bait kedua)

amoeba1
Amoeba di Perpisahan SMA Negeri 1 Bogor 1989

——- Dua Puluh Enam tahun telah terlewati. Tidak ada lagi 52 remaja. Waktu telah menjadikan mereka manusia-manusia dewasa dengan berbagai macam profesi dan karakter.

Hanya rasa kangen ingin bertemu dan menyapa kembali orang-orang yang pernah mewarnai kehidupan di masa lalu lah yang mendorong untuk mengadakan sebuah reuni.

Kesadaran sebagai manusia dewasa dan sudah berkeluarga mendorong agar masa lalu tetaplah menjadi masa lalu. Indah untuk dikenang tetapi tidak untuk diulang.

NO CLBK (CINTA LAMA BERSEMI KEMBALI). Itu adalah slogan yang dipampangkan pada grup Amoeba di whatsapp. Rasa ingin bertemu tidak menyingkirkan kesadaran akan bahayanya sebuah keinginan untuk mengulang masa lalu di masa kini. amoeba279Tidak semua bisa hadir. Empat orang dari remaja tersebut sudah mendahului berpulang. Sebagian lainnya memiliki hal lain yang harus dilakukan. Hanya tersisa 23 orang saja yang bisa hadir dalam reuni Amoeba.

The Villas di kompleks Darmawan Park menjadi tempat pertemuan kembali tersebut. Gelak tawa pecah di setiap sudut ketika aliran cerita nostalgia seperti tak berhenti mengalir. Berbagai hal yang dulu pahit terasa manis ketika diungkapkan ulang. Rasa sedih tercermin di wajah yang hadir ketika wajah ke empat orang yang telah berpulang bergiliran hadir.

Doa tak terasa terucap agar yang telah mendahului berpulang diberikan tempat yang layak disisi-NYA. Keceriaan, ledek-ledekan seperti yang dahulu dilakukan dalam kelas gerbong terlontar dari segala penjuru.

Tidak ada rasa sakit ketika kisah patah hati di masa lalu diulang-ulang. Yang ada rasa gembira dan bahagia bertemu kembali dengan mereka yang pernah menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Selama beberapa jam ke-23 orang tersebut menikmati kembali ke masa dimana mereka masih hijau. Menikmati indahnya masa remaja yang tidak akan pernah terulang. Ketika saat berpisah pun, tidak ada lagi rasa sakit dan sedih. Yang ada hanyalah senyum wujud rasa bahagia bertemu kembali dengan mereka-mereka yang pernah bersama dalam suka dan duka.

Apalagi mereka bersepakat untuk menjadikan pertemuan kali ini sebagai sebuah langkah awal. Langkah awal untuk membangun kembali Amoeba yang sudah terkubur selama 26 tahun lamanya. Langkah awal bukan dari sebuah langkah kembali ke masa lalu, tetapi sebuah langkah pertama untuk menghadapi masa depan. Langkah untuk menjadi Amoeba yang Bangga, Berbagi dan Peduli dalam Kebersamaan.

Bukan hanya untuk bernostalgia mengenang masa lalu. Cerita lama hanya akan indah dikenang tetapi tidak bisa dijadikan tujuan. amoeba260Amoeba yang baru haruslah memiliki tujuan untuk masa depan dan bukan masa lalu. Hanya satu yang gagal dilakukan oleh Amoebaers yang hadir saat itu. Yah ada satu yang gagal. NO CLBK!

Slogan tersebut tidak cocok dengan apa yang terjadi dalam reuni tersebut. Cinta Lama Bersemi Kembali. Itu sudah pasti.

Bentuknya saja yang berbeda. Kali ini tidak ada lagi keinginan untuk memilki layaknya remaja SMA  dua puluh enam tahun yang silam. Yang ada adalah rasa sayang yang kembali hadir di hati masing-masing peserta reuni kepada semua orang yang pernah menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Ya “Cinta lama” itu kembali hadir di hati. Sesuatu yang justru akan coba dipupuk terus agar kebersamaan kembali terjalin. Solidaritas akan kembali dirajut dan kerjasama akan terus dirangkai. Tidak ada salahnya membiarkan rasa sayang itu kembali tumbuh dan hadir. Tidak akan membawa keburukan bahkan sebaliknya akan membawa kebaikan. Semoga apa yang terjalin kembali setelah dua puluh enam tahun terbenam bisa kembali menghadirkan AMOEBA dalam bentuk yang lebih dewasa.

Nostalgia SMA Kita….Indah Lucu Banyak Cerita….Masa-masa Remaja Ceria….Masa Paling Indah

….Nostalgia SMA Kita…Takkan Hilang Begitu Saja…Walau Kini Kita Berdua…Menyusuri Cinta (Bait terakhir : Nostalgia SMA )

(Tulisan ini didedikasikan bagi AMOEBA-er SMA Negeri 1 Bogor 1989 dimana saja berada. Dimanapun Anda berada salam hormat dan sayang dari kami. Bila Anda seorang anggota Amoeba dan tidak sempat hadir, silakan hubungi penulis untuk mendapatkan foto-fotonya)

Catatan:

  • Penulis adalah salah satu Amoeba-er atau anggota Amoeba
  • Kelas Gerbong : tiga kelas di lorong sempit di belakang kantor guru di SMA Negeri 1 Bogor tahun 1987-1989 yang bentuknya seperti kereta. Seringkali bocor ketika hujan turun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.